Serangan di Sekolah Swedia Tewaskan 2 Perempuan, Seorang Siswa Ditahan -->

Adsense Atas-STIE AKBP-10 MEI 2022

Serangan di Sekolah Swedia Tewaskan 2 Perempuan, Seorang Siswa Ditahan

Selasa, 22 Maret 2022

ilustrasi


MALMO - Dua wanita berusia 50-an tewas setelah "menjadi sasaran kekerasan" di sebuah sekolah menengah di kota Malmö, Swedia selatan, kata polisi.


Menurut keterangan petugas, seorang pria berusia 18 tahun, yang merupakan siswa di sekolah tersebut, telah ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan. Tidak segera jelas apa yang terjadi tetapi polisi mengatakan tidak ada laporan tentang tembakan.


Kedua wanita, yang bekerja di sekolah itu, dibawa ke rumah sakit dengan ambulans tetapi tidak dapat diselamatkan, sebagaimana dikutip Okezone.com


Sekira 50 orang, baik siswa dan guru, berada di sekolah saat insiden itu terjadi, dengan polisi menerima laporan tentang "kejahatan serius yang diduga" tak lama setelah pukul 17:00 waktu setempat pada Senin (21/3/2022).


Ketika mereka tiba, layanan darurat menemukan dua orang terluka di Malmö Latin School, sebuah sekolah menengah besar di kota terbesar ketiga di Swedia, kata polisi.


"Dengan sangat sedih kami dapat menyatakan bahwa dua orang kehilangan nyawa dalam peristiwa mengerikan ini dan pikiran kami tertuju pada kerabat dan teman mereka," kata kepala polisi Malmö Petra Stenkula sebagaimana dilansir BBC.


Terduga penyerang dipersenjatai dengan pisau dan kapak, menurut media Swedia. Dia dikatakan telah menelepon nomor darurat dan mengaku telah membunuh dua orang.


Polisi mengevakuasi sekolah dan menggeledah pekarangannya, tetapi "tidak menemukan indikasi" ada pelaku lainnya.


Guru dan murid mengatakan kepada media setempat bahwa polisi memasuki sekolah dengan senjata dikeluarkan dan memerintahkan mereka untuk tetap terkunci di ruang kelas selama beberapa jam.


Sekolah tetap ditutup dengan garis polisi beberapa jam kemudian, dengan banyak mobil polisi dan ambulans masih di tempat kejadian.


"Ini benar-benar mengerikan," kata kepala sekolah Fredrik Hemmensjö kepada surat kabar Aftonbladet, mengatakan telah terjadi "kekerasan mematikan" di sekolah. Petugas mengatakan mereka masih berusaha mencari tahu apa yang ada di balik insiden itu.


"Sekarang banyak pekerjaan menunggu untuk dapat memahami apa yang terjadi dan motif yang mendasari peristiwa mengerikan ini," kata kepala polisi utara Malmö sa Nilsson.(*)