Dukun Cabul Perkosa Ibu dan 2 Anak Sekaligus di Kamar, Suami Disuruh Jaga Keris -->

Dukun Cabul Perkosa Ibu dan 2 Anak Sekaligus di Kamar, Suami Disuruh Jaga Keris

Kamis, 28 Juli 2022

 

Kapolsek Lempuing AKP AK Sembiring saat ekspos kasus dukun cabul yang menyetubuhi ibu dan dua anak sekaligus di Ogan Komering Ilir, Sumsel.

OGAN KOMERING ILIR - Dukun cabul memerkosa seorang ibu dan dua anaknya sekaligus di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Pemerkosaan berlangsung secara bersamaan, di mana kedua kedua anak disetubuhi tepat di depan sang ibu setelah dia lebih dahulu diperkosa.


Kapolsek Lempuing AKP AK Sembiring mengatakan, modus yang dipakai pelaku yakni dengan berdalih bisa mengobati dari gangguan gaib. Pemerkosaan terhadap ketiga korban berlangsung dua kali pada waktu yang berbeda, sebagaimana dikutip iNews.id.


Aksi pelaku terungkap setelah meminta uang imbalan Rp10 juta. Padahal sebelumnya pelaku juga telah meminta uang Rp2,9 juta. Karena merasa diperas, akhirnya korban melapor ke polisi.


Mendapat laporan, polisi menangkap pelaku berinisial IS, dukun cabul warga Desa Tugu Jaya, Lempuing, Kabupaten OKI,


"Korbannya tiga orang, ibu dan kedua anak perempuan. Salah satu anaknya ini dalam kondisi hamil," ujarnya, Kamis (28/7/2022).


Kronologi bermula saat korban berinisial SH (39) mengenal pelaku di Facebook. Ketika itu, pelaku menyebut korban berada dalam pengaruh gaib sehingga mereka bertemu. Saat pertemuan itu, korban SH membawa kedua anak perempuannya N (22) dan SA (15).


"Pelaku membujuk raya dengan modus melepas ikatan gaib lalu menyetubuhi ketiga korban sekaligus secara bergiliran," katanya.


Lalu pelaku kembali menghubungi korban untuk datang ke rumahnya. Tujuannya dengan maksud memagari rumah korban dari pengaruh gaib.


"Pertemuan kedua ini, kembali pelaku mengajak ketiga korban berhubungan intim. Sementara suami korban diminta menjaga keris dalam kamar," ucapnya.


Saat ini pelaku berikut barang bukti telah diamankan polisi. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 81 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.(*)