Sekolah Negeri Kota Pariaman Libur Sabtu - Minggu, Ful Day School Diterapkan -->

Sekolah Negeri Kota Pariaman Libur Sabtu - Minggu, Ful Day School Diterapkan

Jumat, 12 Agustus 2022
SD N 19 kampung Baru, Kota Pariaman.(pariamankota.go.id)


Pariaman – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman membuat inovasi baru dengan menerapkan full day scholl untuk sekolah negeri. Pada Sabtu dan Minggu murid diliburkan.


Jika itu diterapkan, maka murid hanya sekolah lima hari dalam satu minggu. Inovasi baru ini disambut sejumlah murid dan guru di Kota Pariaman.


“Kita akan meliburkan anak-anak sekolah se-Kota Pariaman pada hari Sabtu – Minggu, dan diganti dengan penambahan satu jam pelajaran pada hari Senin – Jumat,” ungkap Wali Kota Pariaman, Genius Umar usai Peringatan ke-29 Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di The Sunset of Sunua, Desa Pasir Sunur Kota Pariaman, Kamis (11/8/2022).


“Saya minta kepada Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Pariaman, pada hari Sabtu meliburkan anak-anak sekolah. Sedangkan pada hari Senin – Jumat diperpanjang waktu jam belajar dengan menambah satu jam sehari,” kata Genius.


Wako Genius Umar menjelaskan, kebijakan itu agar anak-anak di Kota Pariaman memiliki waktu yang cukup bersama keluarga dan bermain bersama orang tua.


Selain itu, kata Genius, anak-anak juga punya kesempatan berwisata di Pantai Kota Pariaman mendukung keakraban orang tua dengan anaknya.


“Hal ini, tentu mendukung Kota Pariaman sebagai kota wisata dan meningkatkan ketahanan keluarga,” ujar Genius.


Sementara itu, Kepala Disdikpora Kota Pariaman, Kanderi menyatakan akan mempersiapkan dan menyusun jadwal jam belajar sekolah yang biasanya sampai pukul 12.00, ke depan ditambah 1 jam menjadi pukul 13.00.


“Kalau ditambah satu jam per hari, maka 5 hari sudah 5 jam dan cukup untuk mengganti jam pelajaran di hari Sabtu. Ini kita terapkan untuk seluruh sekolah di Kota Pariaman dari TK, SD, SMP dan SMA/SMK,” ujarnya.


“Kita juga memiliki keinginan seperti ini, karena dengan 5 hari sekolah penuh dan 2 hari bersama keluarga, tentu berimbang dengan pelajaran di sekolah dengan pendampingan yang diberikan orang tua,” jelasnya. (*/saco)