Workshop bagi Disabilitas dan Perempuan di Padang Panjang -->

Iklan Atas

Workshop bagi Disabilitas dan Perempuan di Padang Panjang

Minggu, 21 Agustus 2022

 

Seorang disabilitas peserta worshop.

Padang Panjang, fajarsumbar.com  - Perkumpulan Makrame Kreatif Mandiri (MKM) menggelar workshop inovasi seni kerajinan bagi kaum disabilitas dan perempuan selama 12 hari.  


Kegiatan ini difasilitasi Bidang Kebudayaan pada Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mulai Sabtu, (20/8) di Padang Panjang.


MKM merupakan perkumpulan sosial yang bergerak pada literasi masyarakat serta wadah pengembangan seni kerajinan. Salah satunya seni kerajinan makrame, merupakan seni rajut dari benang dan seni rupa kriya di Kelurahan Bukit Surungan. 


 MKM juga berperan sebagai  Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) binaan Dinas Kominfo. 


Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM), Rini Lisdayani, S.Sos ketika  membuka kegiatan ini mengapresiasi Makrame memperoleh bantuan dari Kemedikbud Ristek. Ia berharap pelatihan ini dapat berdampak terhadap peningkatan ekonomi bagi kaum disabilitas maupun perempuan.


"Dari pelatihan ini harapannya tumbuh wirausaha baru, dapat meningkatkan perekonomian. Manfaatkan pelatihan dengan baik. Dalam perkembangannya ke depan, semoga ada yang bisa dikerjasamakan dengan Disperdakop UKM," katanya. 


Ketua MKM, Asmidar, M.Sn menyampaikan, peserta pelatihan berjumlah 40 orang, terdiri dari 20 peserta disabilitas dan 20 peserta perempuan. 


"Kita menghadirkan narasumber dari praktisi dan akademisi bidang kriya," ujarnya.


Workshop 12 hari dibagi menjadi enam hari (20-25 Agustus) untuk kaum disabilitas. Seterusnya enam hari (26-31 Agustus) untuk kaum perempuan. 


"Setelah pelaksanaan workshop  karya-karya mereka akan dipamerkan ke publik pada akhir September. Berupa pameran produk hasil workshop kerajinan makrame.


Turut hadir pada acara pembukaan Camat Padang Panjang Barat, Fiori Agustian, S.IP, Lurah Bukit Surungan, Ryan Afrinaldi, A.Md, dan pejabat terkait lainnya. (syam)