5 Nagari di Tanah Datar Ditetapkan Sebagai Desa/Nagari Agro Wisata Sumbar -->

5 Nagari di Tanah Datar Ditetapkan Sebagai Desa/Nagari Agro Wisata Sumbar

Rabu, 14 September 2022

Wagub Sumbar Audi menandatangani launching 50 Desa Agro Wisata

 

Tanah Datar, fajarsumbar.com - 5 Nagari di Kabupaten Tanah Datar ditetapkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng, sebagai Desa Wisata Agro di Sumatera Barat, bersama 45 Desa/Nagari lainnya di Sumbar.


Launching 50 Desa Agro Wisata ini bertempat di Desa Kubu Gadang, Kota Padang Panjang, Selasa (13/09). 5 Nagari di Kabupaten Tanah Datar yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat No. 556-4-2022, tentang Pembinaan Desa/Nagari Wisata Agro Sumbar, adalah Nagari Sumpu, Pariangan, Batu Bulek, Pandai Sikek dan Andaleh Batipuah.


Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat memberikan sambutan mengatakan, momentum peluncuran 50 Desa Wisata Agro, menandai destinasi wisata yang ada di Ranah Minang siap menampung kedatangan jutaan turis, baik lokal hingga mancanegara.


"Dibutuhkan inovasi dan kreatifitas dalam mengebangkan usaha disektor pariwisata dan pertanian pasca pandemi ini, yang lebih miris segala lini sektor pariwisata sempat terhenti akibat pandemi," ujar Audy.


Dijelaskan Wagub lagi, Desa Wisata Agro ini merupakan salah satu upaya menyongsong Visit Beautiful West Sumatera 2023. Upaya untuk mendatangkan turis lokal dan mancanegara datang ke Sumbar, yang berdampak pada perputaran roda perekonomian bagi masyarakat.


Sementara itu, Kadis Parpora Tanah Datar, Hendri Agung disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, ditetapkannya 5 Nagari di Tanah Datar sebagai Desa Agro Wisata, memberikan manfaat menguntungkan dalam sektor pariwisata dan pertanian di Tanah Datar.


Diterangkan Hendri Agung, Agrowisata berbeda dengan pariwisata pedesaan, karena secara khusus menargetkan aspek pertanian dari tujuan wisata pedesaan. Manfaat yang paling nyata dari beberapa keuntungan agrowisata adalah dalam bentuk pendapatan langsung, yang membantu pelaku pariwisata dan petani, dengan memberikan tambahan sumber pendapatan. 


"Ini sejalan dengan program Bupati Tanah Datar, yang menitik beratkan sektor pariwisata dan pertanian kedalam program unggulan. 5 Nagari yang ditetapkan sebagai Desa Wista Agro, bisa mengembangkan potensinya dan disinkron dengan program yang ditetapkan oleh pemerintah daerah, dan kita akan coba bekerjasama dengan travel agent, merancang paket-paket perjalanan ke desa wisata agro, serta dipadukan dengan event-event unggulan di Kabupaten Tanah Datar," tambah Hendri Agung.


Adapun kriteria penetapan Desa Agro Wisata tersebut adalah usulan dari dinas Kabupaten/Kota. Berikut kriteria Desa Agro Wisata, Nagari Pandai Sikek (Desa Wisata Jeruk dan Sayur, Nagari Pariangan (Desa Wisata Jeruk), Nagari Andaleh Batipuh (Desa Tanaman Hias), Nagari Sumpu (Desa Wisata Sawo dan Ikan Bilih) serta Nagari Batu Bulek (Desa Tebu dan Kopi).


Terakhir, Hendri Agung menyampaikan, apresiasi kepada Dinas Pariwisata Sumbar dan Bank Nagari, dimana Nagari Sumpu satu-satunya Desa Agro Wisata di Sumbar yang mendapat bantuan pembinaan dari Bank Nagari, mulai dari CSR, pemberdayaan masyarakat, peningkatan SDM dan sektor-sektor lainnya sesuai kewenangan Bank Nagari. (F12)