Pentas di Taman Sipora untuk Ruang Kreativitas -->

Pentas di Taman Sipora untuk Ruang Kreativitas

Senin, 12 September 2022
.


Pessel - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat Rusma Yul Anwar mengungkapkan pentas terbuka di Taman Sipora bisa dijadikan sebagai sarana untuk mengembangkan kreatifitas.


Penyediaan ruang kreatif itu bagian dari pembangunan sosial, sehingga mampu menekan perilaku menyimpang generasi muda sebagai dampak dari perkembangan dan kemajuan teknologi informasi seperti saat ini.


"Ada pentas terbuka dengan pelataran yang luas dan nyaman dijadikan tempat diskusi maupun pertunjukan," ujar bupati di Painan.


Bupati melanjutkan keberadaan Taman Sipora tidak hanya berfungsi sebagai alun-alun kota semata, namun sekaligus sebagai tempat melahirkan karya-karya, baik dari sisi mutu maupun ekonomi.


Di kawasan taman kota itu juga terdapat Masjid Akbar Baiturrahman yang menjadi simbol keislaman Pesisir Selatan dan Kota Painan khususnya yang dapat dijadikan sebagai pusat kajian atau pendidikan Islam.


Penyediaan ruang kreatifitas itu juga bagian dari implementasi program prioritas selama lima tahun ke depan yang fokus terhadap peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia, utamanya generasi penerus.


Bahkan kegiatan membangun Kreatifitas melalui ruang informal seperti itu cukup banyak melahirkan orang-orang sukses seperti misalnya bus kota dan terminal yang melahirkan banyak musisi.


Para tokoh bangsa dan para ulama besar di Indonesia yang berproses melalui kegiatan perkumpulan remaja masjid. Sineas maupun sutradara yang muncul dari sanggar dan teater non-formal.


"Kami sebagai pemerintah kabupaten tentu sangat mendukung jika ada niat generasi muda untuk berkreasi," tutur bupati.


Secara terpisah salah seorang tokoh dan sekaligus praktisi kesenian Pesisir Selatan Bambang Mara Sampono mengapresiasi kebijakan penyiapan ruang kreativitas itu.


Pesisir Selatan dan generasi mudanya memiliki potensi yang besar dan layak untuk dikembangkan demi terwujudnya kemajuan daerah maupun individu yang berada di dalamnya.


"Kami sangat mengapresiasi karena salah satu kendala pengembangan potensi yang dimiliki adalah belum tersedianya ruang bagi mereka," sebutnya. (wandi)