Buka Rakor TPPS Pasbar, Wabup Risnawanto Tegaskan Target Stunting Turun Hingga Angka 14% di Tahun 2024 -->

Buka Rakor TPPS Pasbar, Wabup Risnawanto Tegaskan Target Stunting Turun Hingga Angka 14% di Tahun 2024

Senin, 28 November 2022

 

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)

Pasbar, fajarsumbar.com 


Penanganan stunting di Kabupaten Pasaman Barat harus dikampanyekan, yang mana Pasaman Barat di tahun 2024 menargetkan stunting berada pada angka 14% sehingga permasalahan perlu diupayakan dengan maksimal agar tidak merugikan negara maupun masyarakat.


Hal itu ditegaskan oleh Wakil Bupati Pasaman Barat Risnawanto saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Hotel Gucchi Pasbar, Senin (28/11).


"Dampaknya ini akan terlihat ketika angka stunting tinggi, akibatnya generasi muda kita tidak bisa bersaing dengan daerah lain karena tumbuh kembang anak tidak sempurna," ucap Risnawanto.


Ia juga menjelaskan saat ini Kabupaten Pasaman Barat berada pada angka 24% dalam penanganan penurunan stunting. Walaupun dalam penanganannya meraih prestasi terbaik di Sumatera Barat, namun kita jangan terlalu puas dengan capaian tersebut karena kedepannya tugas dalam penurunan angka stunting masih banyak.


"Untuk mencapai target 14% pada tahun 2024 maka menurut angka stunting harus lebih cepat dari yang terjadi saat ini sehingga perlu kerja keras semua pihak," ucap Risnawanto.


Di akhir sambutannya wabup menyampaikan dan berpesan kepada tim percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Pasaman Barat untuk tahun 2022 sangat memerlukan koordinasi sinkronisasi yang dijadikan sebagai panduan dalam pelaksanaan program percepatan pelayanan kesehatan yang lebih optimal. 


"Saya menginginkan dalam rapat kali ini untuk penurunan angka stunting harus memikirkan intervensi yang jelas sehingga dalam penanganan angka stunting sesuai dengan bidangnya masing-masing dan apabila kedepannya dilakukan evaluasi maka hasil yang didapatkan lebih jelas dari sebelumnya karena sudah bergerak sesuai bidang masing-masing," harap Risnawanto.


Turut Hadir, Asisten III Raf'an, Kepala DPMN Randi Hendrawan, Kadis PU  Jhon Edwar, Kabid Kesmas Dewi Indriani Djusair, Kepala Puskesmas se-Pasbar, serta stakeholder terkait lainnya.JD