Mobil Salah Arah Tabrak Rombongan Polisi yang Jogging, Tubuh Korban Bergeletakan -->

Mobil Salah Arah Tabrak Rombongan Polisi yang Jogging, Tubuh Korban Bergeletakan

Kamis, 17 November 2022

Ilustrasi

LOS ANGELES – Seorang pengemudi yang salah jalan menabrak sekelompok rekrutan Departemen Sheriff Los Angeles County saat mereka sedang jogging pada Rabu, (16/11/2022). Dua puluh lima orang rekrutan terluka dalam kejadian itu, termasuk lima orang yang terluka parah.


Kecelakaan itu terjadi pada Rabu, sekira pukul 6:25 pagi waktu setempat, di ujung jalan dari Akademi Pelatihan STAR Explorer Departemen Sheriff Los Angeles, di Whittier, California, Amerika Serikat (AS).


Para rekrutan yang tertabrak menderita cedera termasuk trauma kepala, patah tulang dan kehilangan anggota tubuh. Sheriff Alex Villanueva mengatakan salah seorang harus menggunakan ventilator untuk menyelamatkan nyawanya,sebagaimana dikutip Okezone.com.


Pengemudi ditahan di tempat kejadian dan menderita luka ringan. Pihak berwenang belum menentukan penyebab kecelakaan itu dan mencatat bahwa mereka tidak mencium bau alkohol pada pengemudi. Pejabat sedang menyelidiki apakah obat-obatan lain mungkin menjadi faktor.


Pengemudi berusia 22 tahun itu dilaporkan mengatakan bahwa dia mengantuk sebelum kecelakaan itu.


Rekaman udara yang diambil oleh media lokal menunjukkan sebuah SUV abu-abu yang menabrak tiang lampu. Beberapa rekrutan melaporkan mendengar kendaraan berakselerasi. Tidak ada bekas selip yang terlihat di tempat kejadian untuk menunjukkan bahwa kendaraan tersebut berusaha melambat sebelum menabrak para rekrutan.


Menurut Pat McDonald, kapten biro pelatihan Departemen Sheriff Los Angeles, tiang lampu menyelamatkan lebih banyak rekrutan dari cedera karena membantu menghentikan kendaraan.


Setidaknya beberapa rekrutan mengenakan rompi keselamatan reflektif dan kelompok itu diikuti oleh dua kendaraan pengaman berwarna hitam dan putih, kata polisi.


“Ada begitu banyak tubuh yang tergeletak di mana-mana dalam berbagai kondisi cedera yang cukup traumatis bagi semua individu yang terlibat,” kata Villanueva , sebagaimana dilansir Sputnik.


Petugas pemadam kebakaran di stasiun terdekat mendengar kecelakaan itu dan segera mulai memberikan pertolongan pertama kepada para korban, yang dikirim ke tujuh rumah sakit berbeda.


Sekelompok sekitar 40 orang lainnya yang tampaknya adalah rekan para rekrutan sedang menunggu di tempat parkir terdekat sementara kru darurat bekerja di tempat kejadian untuk merawat yang terluka dan memasukkan mereka ke dalam ambulans.(*)