10 KWT di Tanah Datar Terima Paket Bantuan Budikdamber Ikan Lele dari Arkadius Dt Intan Bano -->

10 KWT di Tanah Datar Terima Paket Bantuan Budikdamber Ikan Lele dari Arkadius Dt Intan Bano

Jumat, 09 Desember 2022

Arkadius Dt Intan Bano menyerahkan secara simbolis bantuan Budikdamber kepada perwakilan KWT, di aula Kantor Dinas Pangan dan Perikanan, Jum'at (9/12) 

 

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dari Fraksi Demokrat Ir, H. Arkadius Dt Intan Bano, MM. MBA, salurkan bantuan Budidaya Ikan Dalam Ember (Budikdamber) Ikan Lele, kepada 10 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Tanah Datar, yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Tanah Datar, Jum'at (9/12/2022).


Arkadius Dt Intan Bano mengatakan, dalam program tersebut masyarakat tidak harus memiliki pekarangan rumah yang luas, karena tingkat kemudahan lewat sebuah ember pun sudah cukup. "Satu hal yang terpenting yakni budidaya ikan lele bisa berjalan, dengan catatan harus benar-benar terawat dan teliti," ujarnya.


Sebagai Anggota DPRD Sumbar yang peduli terhadap konstituennya, Arkadius Dt Intan Bano pun berharap, dengan adanya program ini bisa memulihkan perekonomian, serta bisa memberikan motivasi kepada masyarakat di masa pasca pandemi Covid-19. 


Dt. Intan Bano tambahkan, seperti yang diketahui, Budikdamber merupakan teknik budidaya ikan ramah lingkungan, yang memadukan antara budidaya ikan dan sayuran, dengan menggunakan sarana ember sebagai wadah budidaya ikan, serta memanfaatkan air media budidaya untuk pertumbuhan tanaman. 


"Budikdamber juga menjadi solusi potensial bagi budidaya perikanan dilahan yang sempit dengan penggunaan air yang lebih hemat. Tahapan proses Budikdamber dimulai dari persiapan wadah, persiapan benih ikan, persiapan bibit sayuran, penebaran benih ikan, penanaman bibit sayuran, pemeliharaan ikan dan sehingga proses panen," ujar Arkadius Dt Intan Bano yang digadang-gadang akan memenangkan kursi DPR RI tahun 2024.


Arkadius terangkan lagi, pendampingan ditekankan dalam menjaga kualitas air, perawatan ikan dan sayuran selama budidaya ikan dalam ember, karena membudidayakan ikan dan sayuran tentu tidakk selesai begitu saja, setelah semua diletakkan dalam ember. Perlu melakukan perawatan rutin agar ikan dan sayuran tumbuh dengan baik dan bisa dipanen untuk konsumsi.


Terakhir dalam arahannya, Arkadius Dt Intan Bano mengatakan, bahwa masih banyak bantuan yang bisa diminta oleh masyarakat, terkait peningkatan ekonomi masyarakat. Seperti mesin bajak, bibit tanaman perkebunan, bantuan ternak, dan lainnya. "Untuk kedepannya, masyarakat diminta proaktif berkomunikasi dengannya, supaya bantuan tersebut bisa didapatkan," pungkasnya. (F12)