UNES dan AAI Padang, Lepas 770 Wisudawan Lulusan Magister, Sarjana dan Ahlimadya -->

UNES dan AAI Padang, Lepas 770 Wisudawan Lulusan Magister, Sarjana dan Ahlimadya

Sabtu, 17 Desember 2022
.


Padang, fajarsumbar.com - Universitas Eka Sakti (UNES) dan Akademi Akutansi Indonesia (AAI) Padang, kembali mewisuda 770 orang lulusan Magister, Sarjana dan Ahlimadya.

Wisuda lulusan UNES ke 56 dan AAI ke 65 tersebut, berlangsung dalam rapat senat terbuka di Auditorium UNP Air Tawar Padang, Sabtu (17/12/2022).

Widudawan/widudawati tersebut, dengan rincian, 36 orang dari Diploma III AAI, sedangkan Strata Satu (SI), 149 orang dari Fakultas Ekonomi,188 orang Fakultas Hukum, Faperta 55 orang, Fakultas Teknik 81 orang, Fisipol 116 orang, Fakultas sastra 18 orang FKIP 80 orang dan Pascasarjana 47 orang,

Rektor UNES Padang Dr. Otong Rosadi. SH. MH mengatakan, UNES dan AAI Padang menata banyak hal, guna menuju harapan dan mimpi besarnya yang tertuang dalam Visi "Menjadi Perguruan Tinggi yang unggul, berperan aktif dalam Pembangunan Bangsa yang Berkelanjutan pada Tahun 2030.

Untuk mengwujudkan hal itu, UNES dan AAI, mempersiapkan dan melakukan peningkatan kualitas dosen, sebagai staf pengajar, peneliti dan pengabdian melalui serangkaian kegiatan, workshop dan Bintek Pembelajaran Kelas Digital.

Menurut Otong, sejak akhir Tahun 2021 hingga Juni, Lembaga Penjamin Mutu sedang menyiapkan Standar Mutu, yakni pendidikan, penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Ia menyebutkan, UNES juga sedang menyelesaikan Pedoman Akademik Kampus 2022-2023 yang akan dijadikan sebagai pedoman untuk Tahun berikutnya, kemudian pendataan Gugus Penjamin Mutu di setiap Fakultas yang harus diselesaikan dalam Tahun ini.

Ketua Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Padang Prof. Dr. A. Suriyaman Mustari Pide. SH. MH mengatakan, prosesi wisuda yang dijalani saat ini, tidak hanya sebagai perayaan bertoga semata, tetapi menjadi momen penyadaran bagi widudawan/wisudawati telah berhasil menjadi Pejuang Intlektual.

Menurutnya, Pejuang Intlektual yang tidak hanya akan merasa bangga dan puas pada simbol penegasan identitas pormal saja, tetapi sang pejuang intelektual yang berdaya serta mampu mengatualisasikan diri dalam proses pencerahan publik demi kemaslahatan umat manusia.

"Sejatinya, kaum intelektual itu adalah mereka yang memiliki idealisme, nemiliki kesadaran hati nurani dan menjunjung nilai kemanusiaan," imbuhnya.

Disisi lain, kehadiran UNES diharapkan mampu menjadi salah satu pendorong penggerak peradaban, membentuk suatu hal baru, yaitu masyarakat yang didasarkan pada "knowledge-based-society.

"Kehadirannya tidak hanya berperan sebagai transfer of knowledge, tetapi juga sebagai transfer  of morality," harapnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah X, Afdalisma, S.H., M.Pd mengatakan, beragam tantangan tengah dihadapi, baik dari segi global maupun nasional, namun hal itu tidak terlepas dari Pendidikan Tinggi (PT) yang berkualitas dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan mampu bersaing secara global.

Tak hanya itu saja, PT harus beradaptasi dengan cepat dalam menyiapkan skill dan kompetensi yang dapat menjawab beragam tantangan yang dihadapi tersebut.

Afdalisma lebih lanjut mengatakan, PT tetap berupaya menghasilkan berbagai hasil nyata, dari berbagai kegiatan Tri Dharma PT yang dapat meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, mampu menghasilkan produk teknologi dan inovasi serta sumber daya manusia yang terampil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau dapat menjadi solusi bagi permasalahan nyata yang dihadapi oleh masyarakat.

Kemudian meningkatkan dan memperkokoh daya saing ekonomi nasional dengan mewujudkan program-program nyata, diantaranya kemampuan lulusannya dalam memberikan kontribusi menciptakan lapangan kerja dengan basis ilmu pengetahuan, dan teknologi dibutuhkan oleh industri dan masyarakat, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Berbagai hasil penelitian dan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan PT, tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah semata, namun yang utama bisa  menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menciptakan inovasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi guna meningkatkan daya saing bangsa Indonesia. 

"Ini dalam upaya memenuhi harapan masyarakat sebagai agen transformasi sosial dan ekonomi bangsa yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia," harapnya.

Pada wisuda tersebut, juga dinyatakan sebagai lulusan terbaik, yakni Irma Nora Eka Putri dari AAI, dengan Indek Prestasi Kamulatif (IPK) 4.00, kemudian Tomoharjo Pascasarjana IPK 4.00 dan Asi Trianti FKIP, IPK 3,98. (RDz)