Pasokan Kurang, Harga Garam Beryodium Kasar Naik -->

AdSense New

Pasokan Kurang, Harga Garam Beryodium Kasar Naik

Sabtu, 17 Juni 2023

 

Sejumlah produk garam beryodium.


Padang Panjang, fajarsumbar.com Akibat pasokan krang, harga garam beryodium kasar pada minggu ini mengalami kenaikan sebesar Rp3.000, sebelumnya Rp9.000/kg kini Rp12.000/kg. 


Naiknya harga garam merupakan imbas dari kurangnya pasokan garam pada 2022. Kurangnya pasokan tersebut akibat produksi garam petani menyusut karena musim penghujan yang lebih lama. Ini memengaruhi stok garam nasional sehingga menyebabkan kenaikan harga. 


"Kenaikan harga tersebut semakin didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen. Sedangkan garam untuk konsumsi Indonesia mengandalkan produksi garam dalam negeri dan tidak melakukan impor," kata Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako Padang Panjang, Putra Dewangga, S.S, M.Si, Sabtu (17/6) di Padang Panjang. 


Komoditi penting lain yang juga mengalami kenaikan harga adalah bawang merah, naik dari Rp32.750 menjadi Rp34.000. 


"Sejak akhir Mei, telah tiga minggu berturut-turut harga bawang merah mengalami kenaikan. Namun demikian masih di bawah Harga Acuan Pedagang (HAP) yang sebesar Rp36.500," jelas Putra.


Sebaliknya, penurunan harga terjadi pada beberapa komoditi. Di antaranya beras kualitas 2 turun dari Rp15.250/kg menjadi Rp15.000/kg. Ini disebabkan panen raya di sejumlah sentra produksi beras sudah merata. Sehingga pasokan beras di pasar dan pedagang meningkat.


Telur ayam ras juga kembali turun, dari Rp30.800/kg kini menjadi Rp30.400/kg. Hal ini dipengaruhi turunnya permintaan setelah Ramadan dan Idulfitri, serta meningkatnya pasokan telur di Pasar Padang Panjang. 


"Kebijakan pemerintah untuk menstabilkan harga telur ini secara nasional adalah dengan menambah jumlah indukan ayam agar bisa memproduksi telur lebih banyak. Dengan begitu, dalam beberapa minggu ke depan diperkirakan pasokan telur di pasaran bisa tercukupi, dan harga bisa kembali stabil," jelasnya.


Komoditi lain yang juga turun di antaranya daging ayam broiler dari Rp32.750/kg menjadi Rp32.250/kg. Telur ayam kampung dari Rp64.400/kg menjadi Rp62.100/kg. Cabai merah dari Rp27.250/kg menjadi Rp27.000/kg. 


Minyak goreng kemasan sederhana dari Rp18.250/liter menjadi Rp17.750/kg. Minyak goreng kemasan Premium dari Rp20.500/liter menjadi Rp20.000/liter. Ikan kembung dari Rp75.000/kg menjadi Rp70.000/kg. 


Komoditi yang naik harga di antaranya cabai hijau dari Rp21.750/kg menjadi Rp23.000/kg. Cabai rawit dari Rp27.250/kg menjadi Rp28.750/kg. Bawang merah dari Rp32.750/kg menjadi Rp34.000/kg. Jagung pipilan dari Rp7.250/kg menjadi Rp7.500/kg. Wortel dari Rp12.000/kg menjadi Rp14.000/kg. (syam)