Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Kota Sawahlunto Komitmen Kurangi Sampah di Hulu -->

Iklan Atas

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Kota Sawahlunto Komitmen Kurangi Sampah di Hulu

Kamis, 07 Maret 2024

 

Foto bersama dalam kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024 di Kota Sawahlunto. (foto ist) 


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Pemko Sawahlunto yang digawangi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kota Sawahlunto melaksanakan kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024, bertempat di lapangan Segitiga, Rabu (6/3/2024).


Rangkaian kegiatan yang dilangsungkan diantaranya; apel peringatan HPSN bersama pasukan orange petugas kebersihan dan pertamanan, penyerahan hadiah pemenang lomba penilaian kebersihan lingkungan tingkat Kota Sawahlunto tahun 2023, penyerahan reward uang tunai kepada pasukan orange atas capaian kinerja meraih piala adipura tahun 2023 serta aksi jalan sehat sambil memungut sampah plastik bersama Pj Walikota Sawahlunto Zefnihan.


Kegiatan HPSN juga dihadiri oleh dunia usaha Bank Nagari, PT. Bukit Asam-UPO, Perusahaan pertambangan CV BMK, PT. AIC dan lainnya.


Dalam laporan kegiatannya, Kepala Dinas PKP2LH Adrius Putra menginformasikan bahwa ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya sebagai bentuk memperingati kejadian longsornya TPA sampah Leuwigajah Jawa Barat tahun 2005 silam yang menewaskan ratusan nyawa.


"Kejadian tersebut terjadi pada 21 Februari dan akhirnya ditetapkan oleh Pemerintah sebagai Hari Peduli Sampah Nasional," tuturnya.


Lebih lanjut disampaikan Adrius, tema HPSN tahun ini adalah 'Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif' dan saat ini Kota Sawahlunto sudah melakukan upaya mengatasi sampah plastik tersebut dengan menyediakan wadah pengurangan sampah di masyarakat, membatasi pemakaian botol minum plastik di sekolah dengan membawa tumbler atau botol minum sendiri dari rumah.


Menurut Adrius, kegiatan peringatan yang dipilih tahun ini adalah aksi pungut sampah plastik sambil melakukan jalan santai itu dapat menjadi media kampanye kepada masyarakat bahwa persoalan sampah plastik di Sawahlunto harus menjadi perhatian bersama melalui pembudayaan memilah sampah di rumah tangga karena sumber sampah plastik itu banyak berasal dari rumah tangga.


Kegiatan HPSN yang dihadiri Pj. Walikota Sawahlunto Zefnihan ini dalam amanat apel HPSN menyampaikan pesan bahwa 14 persen sampah yang dihasilkan Kota Sawahlunto adalah sampah plastik.


"Oleh karenanya kita harus bijak dalam membatasi pemakaian produk-produk dari plastik di rumah tangga yang berpotensi menghasilkan sampah plastik nantinya. Pengurangan sampah plastik di rumah tangga menjadi persoalan mendesak yang harus kita atasi hari ini dengan cara membiasakan diri memilah sampah dari rumah," imbuhnya saat kegiatan.


Jika sampah terpilah, sambung Zefnihan, maka sampah plastik-plastik yang bisa diguna ulang ataupun di daur ulang dapat dimanfaatkan kembali tanpa harus dibuang ke TPA sampah.


"Saya mengimbau agar seluruh masyarakat dan stakeholder memulai kebiasaan melakukan aktivitas 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sampah dari sumber. Dan agar terpadunya pengelolaan sampah dari hulu (rumah tangga) ke hilir (TPA sampah) di kota ini maka diperlukan keterlibatan semua pihak termasuk dunia usaha dan organisasi masyarakat lainnya dalam mengkampanyekan isu sampah ini," ajaknya kemudian.


Kegiatan HPSN ini juga terlihat berbeda dari tahun sebelumnya, dimana ada penyerahan reward uang tunai masing-masing sebesar Rp500.000 kepada pasukan orange petugas kebersihan pertamanan Dinas PKP2LH atas kontribusi kinerjanya dalam mewujudkan Sawahlunto meraih penghargaan piala Adipura tahun 2023 lalu dan penyerahan piagam penghargaan terhadap perusahaan/dunia usaha yang peduli terhadap lingkungan hidup.


Hal positif yang diberikan Dinas PKP2LH kepada petugasnya ini sangat diapresiasi oleh Pj. Walikota termasuk dengan ikut berpartisipasinya dunia usaha dalam mendukung kegiatan-kegiatan sektor lingkungan hidup. (ton)