DAMRI, Dari Masa Penjajahan hingga Menguasai Transportasi Darat di Indonesia -->

AdSense New

DAMRI, Dari Masa Penjajahan hingga Menguasai Transportasi Darat di Indonesia

Minggu, 09 Juni 2024

3 group PO Bus raksasa di Indonesia.


Jakarta - Di Indonesia, bus merupakan transportasi umum yang menjadi andalan untuk perjalanan antar kota dan provinsi. Oleh karena itu, terdapat ribuan perusahaan bus di seluruh Indonesia.


Dari Perusahaan Otobus (PO) yang melayani rute antar daerah hingga antar provinsi, banyak yang telah berkembang dan terkenal di Indonesia.


Menurut data dari Kementerian Perhubungan dalam Informasi Transportasi Volume 12, pada tahun 2021 tercatat ada 5.349 perusahaan bus dengan total 27.198 armada yang beroperasi. Jumlah ini terdiri dari 13.510 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan 13.688 bus pariwisata.


Di antara ribuan perusahaan bus tersebut, beberapa PO bus sudah memiliki nama besar. Berikut adalah beberapa PO bus ternama di Indonesia:


DAMRI

DAMRI adalah perusahaan bus milik pemerintah yang sudah ada sejak masa penjajahan Jepang pada tahun 1943. Perusahaan bus pelat merah ini memiliki sekitar 5.000 armada yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


DAMRI mengoperasikan berbagai jenis layanan seperti angkutan kota, antar kota, lintas batas negara, bandara, travel/pariwisata, logistik, dan angkutan perintis. Sebagai perusahaan milik pemerintah, DAMRI memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat, meskipun trayeknya tidak selalu komersial.


PO Mayasari

Awal mula PO Mayasari berasal dari PT Bakti yang didirikan oleh Haji Engkud Mahpud pada tahun 1964. Awalnya, perusahaan ini hanya melayani rute Tasikmalaya-Cirebon dan Tasikmalaya-Bandung.


Setelah menjadi salah satu operator bus di Jakarta, PT Bakti berganti nama menjadi PT Mayasari Bakti. Kini, perusahaan yang dikenal sebagai PT Mayasari Bhakti Utama menaungi beberapa perusahaan bus yang melayani angkutan AKAP. Beberapa PO di bawah Mayasari Group antara lain PO Mayasari Bakti, PO Primajasa, PO Maya Gapura Intan, PO Doa Ibu, dan PO CBU. Berdasarkan berbagai sumber, jumlah armada Mayasari mencapai 2.500 unit yang terdiri dari bus Trans Jabodetabek, reguler, patas, dan Transjakarta.


Hiba Group

Hiba Group bermula sebagai perusahaan bus pariwisata yang didirikan pada tahun 1949. Perusahaan milik Hermawan Singgih ini terus berkembang seiring waktu. Dengan pengalaman puluhan tahun di bidang transportasi darat, Hiba Group semakin kuat dengan belasan PO yang berada di bawah naungannya. Saat ini, grup ini memiliki sekitar 2.000 unit armada.


Hiba Group telah memperluas layanannya dari bus pariwisata menjadi Antar Jemput Karyawan, AKAP, Pemadu Moda Bandara, Rental Mobil untuk Korporasi, Logistik, dan Dealer Hino.(BY)