Sawahlunto, fajarsumbar.com – Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menutup rangkaian kegiatan edisi kedua We Are Site Managers International Symposium dengan penandatanganan Prasasti "Sawahlunto Document". Prasasti ini menjadi simbol kesepakatan bersama yang dicapai oleh delegasi dari 15 negara selama simposium tiga hari di Hotel Saka Ombilin Heritage pada Rabu, 27 Agustus 2025.
Wali Kota Riyanda menekankan bahwa simposium internasional ini merupakan momentum penting untuk menemukan solusi nyata dalam pengelolaan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS). Beliau juga menegaskan pentingnya mempercepat pembentukan Badan Pengelola WTBOS sebagai lembaga strategis untuk mendorong pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Heritage bukan sekadar aset sejarah, tetapi sumber daya produktif untuk kesejahteraan masyarakat. Kesepakatan ini menjadi pijakan kita untuk mengelola WTBOS secara lebih terarah dan berdampak nyata," ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota Riyanda berharap para delegasi dapat membantu mempromosikan pariwisata Sawahlunto di negara masing-masing, sehingga jejaring global ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kota. Simposium ini juga dianggap memperkuat visi Pemerintah Kota Sawahlunto dalam mewujudkan "Sawahlunto Maju" yang responsif, adaptif, dan berorientasi pada hasil nyata. (rel/ton)
Komentar