![]() |
| Silaturahmi dan diskusi santai Pemko Sawahlunto, KONI Sumbar dan KONI Sawahlunto mengenai persiapan Porprov XVI 2026 di Foresthree Coffee Muaro Kalaban. (foto/istimewa) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto menegaskan komitmen penuh dan kesiapan aktifnya untuk berpartisipasi serta mendukung kesuksesan agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Juni-Juli Tahun 2026.
Penegasan komitmen ini mencuat dalam sebuah kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh Ketua KONI Sumbar, Hamdanus, beserta jajaran pengurusnya, Kamis (8/1/2026). Pertemuan yang berlangsung santai namun mendalam ini dihelat di Foresthree Coffee Muaro Kalaban, Kota Sawahlunto, menjadi ruang penting untuk bertukar gagasan dan memperkuat semangat bersama.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua KONI Sumbar didampingi oleh Wakil Ketua Umum Septri, Revdi Iwan Syahputra, dan Dola Indra, serta turut hadir Staf Khusus KONI Sumbar, Prof. Syahrial Bakhtiar. Pertemuan ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah refleksi dan penguatan visi kolektif menjelang perhelatan olahraga akbar Sumatera Barat.
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, S.IP., menyampaikan bahwa bagi Pemko Sawahlunto, Porprov XVI lebih dari sekadar arena kompetisi. Ia memandang ajang ini sebagai momentum strategis untuk mencetak prestasi, membentuk karakter positif generasi muda, sekaligus meningkatkan citra positif daerah. Secara terbuka, Wali Kota Riyanda mengakui adanya tantangan berupa keterbatasan anggaran daerah yang dihadapi. Namun, ia menyuarakan optimisme bahwa kendala finansial tersebut dapat diatasi melalui dukungan luas dan kolaborasi lintas sektor.
“Kami realistis melihat kondisi keuangan daerah. Tapi saya yakin, dengan kebersamaan, kolaborasi, dan dukungan semua pihak—baik pemerintah, KONI, dunia usaha, maupun masyarakat—keterbatasan itu bisa kita atasi,” ujar Riyanda Putra. Ia menegaskan bahwa semangat gotong royong dan sinergi akan menjadi kunci utama, memastikan Sawahlunto tetap mampu menyiapkan atlet-atlet terbaiknya untuk bertanding secara kompetitif di Porprov XVI tahun 2026.
Senada dengan Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Drs. Rovanly Abdams, M.Si., menekankan kesiapan Pemko dalam membuka ruang koordinasi dan memberikan dukungan kebijakan yang diperlukan demi menjamin pembinaan olahraga dapat berjalan secara berkesinambungan. “Olahraga tidak bisa dibangun dengan pendekatan instan. Ia butuh konsistensi, perencanaan, dan keberpihakan kebijakan,” tegas Rovanly.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita, S.H., menilai bahwa diskusi bersama Ketua KONI Sumbar dan jajaran telah menyuntikkan energi baru bagi pengurus daerah. Menurutnya, pertemuan ini memberikan keyakinan kuat bahwa Sawahlunto tidak sendirian dalam upaya menyiapkan atlet-atletnya. “Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi penguatan semangat dan visi bersama. Kami semakin optimistis menatap Porprov XVI,” kata Jhon Reflita.
Dari sisi KONI Sumbar, Prof. Syahrial Bakhtiar, yang merupakan Staf Khusus dan juga mantan Ketua KONI Sumbar tahun 2009, berbagi refleksi historis yang menggugah. Ia mengenang masa-masa sulit yang pernah dialami olahraga Sumatera Barat pascagempa besar 2009, di mana kondisi keuangan daerah sangat terbatas dan agenda Pekan Olahraga Daerah (Porda) sempat terhenti lama.
“Waktu itu, keuangan daerah sangat berat, Porda tidak jalan cukup lama, dan dampaknya prestasi Sumbar di tingkat nasional anjlok,” kenang Syahrial. Namun, ia menekankan bahwa dari kesulitan tersebut, Sumatera Barat justru memetik pelajaran berharga tentang arti kebangkitan dan kebersamaan. “Kita bangkit bukan karena uang semata, tapi karena kebersamaan. Soliditas, kolaborasi, dan kepercayaan antar stakeholder adalah modal utama untuk kembali berdiri,” ujarnya.
Menanggapi optimisme dari tuan rumah, Ketua KONI Sumbar Hamdanus menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan dan semangat yang ditunjukkan oleh Pemko Sawahlunto. Ia menilai bahwa semangat kolaboratif yang diusung Sawahlunto sangat selaras dengan roh besar yang diusung oleh Porprov XVI Sumbar 2026.
“Diskusi hari ini menunjukkan satu hal penting: ada semangat yang sama untuk bangkit dan berprestasi. Jika ini terjaga di semua daerah, Porprov XVI akan menjadi tonggak kebangkitan olahraga Sumatera Barat,” tutup Hamdanus.
Silaturahmi yang dilaksanakan di Muaro Kalaban ini mengukuhkan sinyal kuat bahwa Sawahlunto siap melangkah menyambut Porprov XVI. Kesiapan ini tidak didasari oleh euforia semata, melainkan dengan kesadaran penuh akan tantangan yang ada, optimisme kolektif, dan tekad nyata untuk membangun prestasi olahraga Sumatera Barat secara berkelanjutan menuju Porprov tahun 2026. (*/ton)
Komentar