Tiga Jembatan Ambruk, Warga Subang-subang Gunakan Perahu Ponton -->

AdSense New

Tiga Jembatan Ambruk, Warga Subang-subang Gunakan Perahu Ponton

Kamis, 22 Januari 2026
Kondisi jalan di Ujuang Karang, Tiku, Kabupaten Agam rusak berat


Agam – Jalan provinsi yang menghubungkan Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, dengan Sasak, Kabupaten Pasaman Barat, terputus akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Akibatnya, ratusan warga di Subang-subang, Nagari Tiku Lima Jorong, terisolir karena tidak ada jalur darat alternatif.

Tokoh masyarakat setempat, Agusmedi Sidi Bandaharo, menjelaskan terdapat tiga jembatan yang hancur total akibat derasnya arus sungai. Selain itu, badan jalan sepanjang sekitar 100 meter juga amblas dan hanyut terbawa arus.

“Ada tiga jembatan yang putus dan tidak bisa dilalui kendaraan, termasuk badan jalan yang terbawa arus sungai,” kata Agusmedi di Lubuk Basung, Selasa.

Karena terputusnya akses jalan, warga dan pelajar terpaksa menyeberangkan sepeda motor menggunakan perahu yang disediakan masyarakat setempat. Setiap penyeberangan dikenai biaya Rp25 ribu per sepeda motor, sehingga untuk pulang-pergi mencapai Rp50 ribu.

Sementara itu, arus lalu lintas di jalan yang rusak di Ujuang Karang, Jorong Labuhan, Nagari Tiku Lima Jorong, dialihkan melalui jalan plasma milik Koperasi Unit Desa (KUD) Tiku Lima Jorong. Jalan alternatif ini masih bisa dilalui kendaraan roda empat dan enam, namun hanya sampai ke Labuhan.

Agusmedi menekankan pentingnya perbaikan segera, karena jalan Tiku–Sasak merupakan akses utama yang menghubungkan dua kabupaten sekaligus jalur distribusi hasil perkebunan, termasuk kelapa sawit dan komoditas lainnya.

“Ini jalan utama yang menghubungkan dua kabupaten dan perlu segera diperbaiki,” ujarnya.


“Kami telah meninjau langsung lokasi bersama bupati, wakil bupati, dan tim Dinas BMCKTR Sumbar,” ujar Ofrizon.

Ia menambahkan, ruas jalan Tiku–Sasak telah masuk dalam program perbaikan yang tercatat dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Rencana tersebut mencakup pembangunan kembali jalan dan jembatan yang rusak, termasuk pembangunan jembatan bailey di ruas Labuhan–Subang-subang untuk memulihkan akses masyarakat secepatnya.

“Ada tiga jembatan yang rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan. Peninjauan lebih lanjut oleh Dinas BMCKTR Sumbar masih diperlukan,” pungkasnya.(des*)