FIK UNP to Global, Gandeng WIBCF dan Ball Badminton Federation of Asia -->

AdSense New

FIK UNP to Global, Gandeng WIBCF dan Ball Badminton Federation of Asia

Selasa, 03 Februari 2026
Dekan FIK UNP, Prof.Dr.Nurul Ihsan,S.Pd, M.Pd
saling serahkan naskah MoA dari perwakilan Ball Badminton Federation of Asia, Mr. Ravichandren Raman (foto.dok bk) 


Padang - Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali membuat langkah yang tak biasa. Di tengah isu stagnasi kampus daerah, FIK UNP justru menandatangani dua kerja sama internasional sekaligus melalui Memorandum of Agreement (MoA) dengan World Indian Business and Culture Foundation (WIBCF) serta Ball Badminton Federation of Asia, Rabu, 28 Januari 2026, di Kampus UNP.


Dekan FIK UNP, Prof. Dr. Nurul Ihsan, S.Pd., M.Pd., menilai kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik balik penguatan arah internasionalisasi fakultas. 


"Ball Badminton akan didorong tidak hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga masuk dalam ekosistem pendidikan, riset, dan pengabdian berbasis sport science di lingkungan FIK UNP," ujarnya yang dihubungi fajarsumbar.com, Selasa (3/1/2026). 


Menurut Prof.Nurul Ihsan, kolaborasi lintas negara ini membuka ruang baru bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam praktik akademik global.


"Mulai dari pertukaran gagasan, riset kolaboratif, hingga pengembangan model pembelajaran olahraga yang relevan dengan tantangan internasional, semuanya menjadi agenda besar yang disiapkan," sebut Dekan PIK UNP itu. 


Penandatanganan MoA tersebut juga diarahkan untuk memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.


FIK UNP secara terang-terangan mengaitkan langkah ini dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 17 terkait kemitraan global yang berkelanjutan.


Kerja sama dengan World Indian Business and Culture Foundation difokuskan pada pengembangan pendidikan dan riset bersama, mobilitas dosen dan mahasiswa, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. 


Skema ini dinilai mampu memperluas wawasan akademik sekaligus membuka akses jejaring internasional yang selama ini dinilai eksklusif.


Sementara itu, MoA dengan Ball Badminton Federation of Asia lebih menitikberatkan pada pengembangan cabang olahraga Ball Badminton di kawasan Asia. Program yang disiapkan mencakup pelatihan kepelatihan dan perwasitan, penelitian sport science, hingga penguatan jaringan olahraga di tingkat regional.


Perwakilan Ball Badminton Federation of Asia, Mr. Ravichandren Raman, mengapresiasi langkah FIK UNP yang dinilainya visioner.


Ia menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari komitmen mengembangkan Ball Badminton ke 12 negara ASEAN, sekaligus memperluas kolaborasi akademik lintas negara. 


Melalui dua MoA ini, FIK UNP menegaskan diri bukan sekadar penonton. Tetapi pemain aktif dalam peta pendidikan dan olahraga internasional nantinya.(saco)