![]() |
| Komunitas "Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman" selenggarakan silaturahmi di Pantai Nara Katapiang, Batang Anai, Kamis 12 Februari 2026 (foto.dok.as) |
Katapiang - Tawa hangat dan cerita masa pengabdian kembali menyatu dalam silaturahmi komunitas “Purna ASN Saiyo Sakato Padang Pariaman” yang digelar di Lesehan NARA, Pantai Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kamis (12/2/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen para pensiunan aparatur sipil negara, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Komunitas Purna ASN Saiyo Sakato sendiri lahir dari semangat persaudaraan para mantan abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Sejak berdiri pada 27 Februari 2020 melalui sebuah grup WhatsApp sederhana, komunitas ini terus berkembang hingga kini menghimpun sekitar 220 anggota, dengan 65 orang di antaranya aktif dalam berbagai kegiatan silaturahmi dan sosial.
Nuansa kebersamaan terasa kental sejak awal kegiatan. Para peserta terlebih dahulu mengikuti ceramah kesehatan lansia yang disampaikan oleh dr. Yulfi Aneta dari RSUD M. Yamin Pariaman.
Materi yang dibawakan menekankan pentingnya menjaga kualitas hidup di usia lanjut, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, hingga menjaga kesehatan mental agar para pensiunan tetap produktif dan bahagia menjalani masa purnabakti.
Pesan penuh makna juga disampaikan Pembina komunitas, H. Damsuar Dt. Putiah, mantan Wakil Bupati Padang Pariaman pada periode pertama kepemimpinan Ali Mukhni.
Ia mengajak seluruh anggota menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan mempererat hubungan sosial, terutama di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.
Sebelumnya, Ketua Purna ASN Saiyo Sakato, H. Achmad Syukri, menegaskan bahwa komunitas ini menjadi wadah memperpanjang nilai pengabdian meskipun para anggotanya telah menyelesaikan masa tugas sebagai ASN.
Ia menilai silaturahmi menjadi kekuatan utama menjaga semangat kebersamaan sekaligus ruang berbagi pengalaman hidup.
Suasana kekeluargaan semakin terasa dengan kehadiran dua tokoh birokrasi senior, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, H. Yuen Karnova dan Mawardi Samah.
Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa tali persaudaraan di antara para mantan ASN tetap terjaga meski telah meninggalkan jabatan struktural.
Pertemuan anggota telah ditetapkan bahwa setiap empat bulan sekali, yang diisi dengan tausyiah atau ceramah tentang kesehatan. Untuk pertemuan selanjutnya, telah disepakati akan dilaksanakan di Bukittinggi pada bulan Juni 2026.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan shalat berjamaah, makan siang bersama, serta hiburan orgen tunggal yang menambah semarak suasana.
Pertemuan tersebut menjadi bukti bahwa masa pensiun bukanlah akhir pengabdian, melainkan babak baru untuk terus menjaga persaudaraan, kesehatan, dan kontribusi sosial bagi masyarakat.(saco).
Komentar