Event Pacu Kudo Padang Pariaman Mengguncang Daerah dengan Target Ledakan Penonton Pesta Terbesar 2026 -->

AdSense New

Event Pacu Kudo Padang Pariaman Mengguncang Daerah dengan Target Ledakan Penonton Pesta Terbesar 2026

Rabu, 11 Maret 2026
Bupati John Kenedy Azis didampingi Kepala Disparpora Anton Wira Tanjung dihadapan Panitia Pacu Kudo dan Ninik Mamak VII Koto

Padang Pariaman - Dentuman semangat anak nagari mulai terasa dari Nagari Balah Aia, Kecamatan VII Koto, Padang Pariaman. Event legendaris Pacu Kudo kembali dipersiapkan dengan skala yang lebih besar dan ambisi yang lebih berani.


Bupati John Kenedy Azis, bahkan menegaskan keyakinannya bahwa perhelatan yang akan digelar pada 28–29 Maret 2026 itu akan menjadi salah satu event paling meriah sepanjang sejarah pacuan kuda di daerah tersebut.


Optimisme itu disampaikan langsung saat ia memimpin rapat persiapan di Rumah Dinas Bupati di Karan Aur, Pariaman, Selasa (10/3/2026).


Dalam pertemuan yang dihadiri unsur Forkopimda, panitia pelaksana, wali nagari, niniak mamak hingga tokoh masyarakat VII Koto, suasana rapat terasa penuh semangat.


Semua pihak sepakat menjadikan Pacu Kudo tahun ini sebagai pesta rakyat yang benar-benar menggema.


Bagi John Kenedy Azis, kekuatan terbesar event ini bukan sekadar pada perlombaan kuda, melainkan pada kebersamaan masyarakatnya.


Ia menilai kekompakan panitia, dukungan niniak mamak, serta semangat anak nagari menjadi fondasi kuat yang membuat dirinya yakin Pacu Kudo tahun ini akan melampaui kemeriahan tahun sebelumnya.


Sementara itu, geliat persiapan di arena pacuan terus dikebut. Lapangan pacu kuda Nagari Balah Aia kini telah mencapai sekitar 75 persen kesiapan.


Pemerintah daerah menargetkan seluruh fasilitas dan infrastruktur pendukung sudah rampung seratus persen paling lambat satu minggu sebelum hari pelaksanaan. Ledakan penonton pun diprediksi tak terelakkan. 


Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Anton Wira Tanjung, menyebutkan event ini diperkirakan akan menyedot 30 hingga 50 ribu penonton dalam dua hari.


Tidak hanya masyarakat lokal, para perantau yang pulang kampung menjelang Idulfitri dipastikan akan ikut memadati arena pacuan.


Sebanyak 122 ekor kuda pacu dari berbagai daerah siap adu kecepatan dalam 25 race yang mempertandingkan beragam kelas dan kategori. 


Para peserta akan memperebutkan "Piala Bupati Padang Pariaman" dengan total hadiah mencapai Rp285 juta, menjadikan kompetisi ini bukan hanya prestisius. Tetapi juga sangat bergengsi di kalangan pecinta pacuan kuda.


Tak berhenti di arena pacuan, kemeriahan pesta rakyat ini akan semakin meledak dengan kehadiran artis Minang ibu kota, Fauzana, yang dijadwalkan tampil pada 29 Maret 2026. 


Rangkaian acara juga diawali dengan alek nagari yang menghadirkan ragam kesenian tradisional Minangkabau.


Bagi masyarakat Padang Pariaman, Pacu Kudo bukan sekadar olahraga. Ia adalah simbol kebanggaan nagari, pertemuan para perantau, dan denyut budaya yang tak pernah padam.(saco).