![]() |
| Menteri PU Dody Hanggodo foto bersama saat Ground Breaking pembangunan Sabo Dam di Sungai Jambu |
Tanah Datar, fajarsumbar.com - Bencana banjir bandang dan galodo akibat erupsi Gunung Marapi yang terjadi 11 Mei 2024 lalu telah merusak dan memporak poranda sebagian daerah di wilayah Kabupaten Tanah Datar.
Berangkat dari itu, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, bersama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membangun Sabo Dam. Dimana Sabo Dam merupakan bangunan yang bermanfaat sebagai pengendali lahar atau sedimen di kawasan Gunung Marapi tahap I akan dilaksanakan 2025 sampai 2027.
Untuk Kabupaten Tanah Datar direncanakan bakal di bangun 5 Sabo Dam yakni 3 unit di Batang/Sungai Malana, 2 Unit di Batang/Sungai Anai dan 1 unit Series River Training Works di Sungai Batang Pagu-pagu Kecamatan X Koto. Sedangkan Kabupaten Agam sebanyak 3 unit Sabo Dam di Batang/Sungai Katik.
Pembangunan yang dilaksanakan oleh Kontraktor Subuh Berkah KSO dengan dana sebesar Rp249,8 Miliar dibagi dalam 3 tahun pelaksanaan direncanakan selama 739 hari kerja dimulai dengan Ground Breaking (peletakan batu pertama) oleh Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo, Selasa (3/3/2026) di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan.
Bupati Tanah Datar Eka Putra, menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan ground breaking atau peletakan batu pertama yang menjadi pertanda pembangunan Sabo Dam akan dimulai, oleh Menteri Dody Hanggodo dan disaksikan Wakil Ketua Komisi Komisi IV Andre Rosiade dan juga anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda.
Dengan telah di mulainya pembangunan Sabo Dam ini, Bupati meminta OPD terkait di Pemda Tanah Datar bersama Camat beserta jajaran serta Wali Nagari, untuk terus mendukung dan mengawal pembangunan Sabo Dam tersebut.
Sementara anggota DPR RI Zigo Rolanda menyampaikan, pelaksanaan pembangunan kembali infrastruktur akibat bencana tahun 2024, khususnya Sabo Dam baru bisa terlaksana dan direalisasikan.
"Bencana 2024 sama 2025 berbeda, namun tetap menjadi perhatian pak Presiden untuk percepatan pembangunannya, seperti Sabo Dam ini, disamping menyampaikan terima kasih kepada pak Prabowo Saya juga harap masyarakat di sini mendukung pelaksanaan pembangunan Sabo Dam ini," ujarnya.
Sejalan dengan itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan, pembangunan Sabo Dam dan beberapa rencana pelaksanaan pembangunan lainnya di Tanah Datar berkat kegigihan Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Tanah Datar.
Sementara itu, Menteri PU Dody Hangodo menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya kegiatan seremonial namun wujud dimulainya tanggungjawab negara dalam mengatasi resiko bencana, yang bakal terjadi di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini sebagai wujud dan tindaklanjut tanggungjawab negara, dan Sesuai petunjuk dari Presiden, Kementerian PU akan membangun Sabo Dam sebagai bukti konkrit dalam mengurangi resiko banjir dan sedimen kepada daerah terdampak, sesuai dengan perencanaan yang terukur," sampainya.
Dikatakan Dody, pembangunan Sabo Dam direncanakan sebanyak 56 unit di Sumatera Barat yang berhulu ke Gunung Marapi yang berada di dua daerah yakni Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.
"Total ada 8 unit Sabo Dam dan 1 unit Series River Training Works pada tahap awal ini, dimana diperkirakan akan mampu menampung sedimen 440 meter kubik," pungkasnya.
Dody juga berharap dukungan semua pihak, baik pemerintah daerah ataupun masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan Sabo Dam tersebut. (*/F12)
Komentar