Lonjakan Kunjungan Wisatawan di Destinasi Wisata Sawahlunto Selama Libur Lebaran 2026 -->

AdSense New

Lonjakan Kunjungan Wisatawan di Destinasi Wisata Sawahlunto Selama Libur Lebaran 2026

Senin, 30 Maret 2026
Wisatawan mengantre untuk menaiki perahu naga di Danau Taman Satwa Kandi, Sawahlunto, Sumatera Barat, pada libur Lebaran 2026. (foto/disparpora sawahlunto)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - ​Momentum libur Lebaran tahun 2026 membawa angin segar bagi sektor pariwisata di Kota Sawahlunto, yang ditandai dengan peningkatan signifikan arus kunjungan wisatawan ke berbagai Daya Tarik Wisata (DTW) di wilayah tersebut. 


Berdasarkan laporan data kunjungan yang dihimpun oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, tercatat total akumulasi pengunjung mencapai angka 41.448 orang selama periode pemantauan dari tanggal 21 Maret hingga 29 Maret 2026. 


Puncak arus kedatangan wisatawan secara keseluruhan terjadi pada tanggal 23 Maret 2026, di mana dalam satu hari saja terdapat sebanyak 8.795 orang yang memadati berbagai objek wisata.  


​Taman Satwa Kandi mengukuhkan posisinya sebagai destinasi paling favorit bagi para pelancong selama periode libur panjang ini dengan total kunjungan mencapai 10.946 orang. Objek wisata ini menunjukkan daya tarik yang sangat kuat, terutama pada tanggal 23 Maret, yang mencatatkan angka kunjungan harian tertinggi sebanyak 2.534 orang. 


Menyusul di posisi kedua, Waterboom juga menjadi magnet utama bagi wisatawan dengan total kunjungan sebanyak 9.978 orang, di mana keramaian tertinggi di lokasi ini terjadi pada tanggal 24 Maret dengan jumlah 1.734 pengunjung.  


​Selain wisata wahana air dan satwa, destinasi wisata alam dan sejarah juga menunjukkan performa yang cukup stabil. Objek wisata Meer Von mencatatkan angka kunjungan yang impresif sebesar 6.807 orang, disusul oleh Mudiak Lugha dengan 3.963 pengunjung dan Puncak Cemara yang menarik minat 3.747 wisatawan. Kawasan Batu Runciang pun tetap diminati dengan kehadiran 2.045 pengunjung sepanjang sembilan hari masa liburan tersebut.  


​Di sisi lain, kekayaan sejarah Sawahlunto yang tercermin melalui Museum Kereta Api dan Museum Gudang Ransoem masing-masing mencatatkan kunjungan sebanyak 1.576 dan 875 orang. Fasilitas Info Box juga melayani sebanyak 974 pengunjung, sementara Kebun Buah dan area Camping Ground mencatatkan angka kunjungan yang lebih terbatas, yakni masing-masing 469 dan 68 orang. 


Meskipun beberapa titik masih dalam status belum beroperasi secara penuh, laporan yang ditandatangani oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Drs. Irzam K, MM, ini menegaskan optimisme terhadap geliat ekonomi kreatif di Sawahlunto pada musim Lebaran 2026. (ton)