![]() |
| Acara sungkeman siswa kepada orang tuanya dilakukan untuk minta maaf kepada orang tua. (Abg) |
Solsel, fajarsumbar.com - Sebanyak 252 orang siswa siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Solok Selatan, Sumbar, dikembalikan kepada orang tua mereka.
Pengembalian ratusan siswa siswi kelas XII SMKN 1 itu melalui serangkaian acara perpisahan, perpisahan kali ini mengambil tema "Purnawiyata 52 Generation SMKN1 Solok Selatan Tahun Ajaran 2025-2026" Time Flies, But Memories Last Forever".( Menutup buku kenangan membuka gerbang masa depan).Rabu (29/4/2026).
Turut hadir dalam rangkaian acara itu, koordinator Pengawas SMK Salman, Ketua komite, kepala kepala sekolah SMK, SMA se Solsel, mantan tenaga pendidik dan orang tua siswa.
Walaupun cuaca kurang bersahabat sejak pagi, namun kegiatan penutup proses belajar siswa ini tetap berjalan semarak dan sukses.
Panitia penyelenggara Azira Maghfirah dalam laporannya menyampaikan, Agenda ini bukan berasal dari kebijakan pihak sekolah, namun sukarela kami dari siswi siswi kelas XII, agar kegiatan ini berjalan sukses tanpa paksaan.
Tahun ini kami bersama siswa yang akan meninggalkan sekolah ini juga meninggalkan sebuah kenang kenangan untuk sekolah, sebuah pengeras suara aktif.
Kami sebagai siswa siswi yang selama tiga tahun bergaul dengan bapak ibuk SMKN 1 Solok Selatan, berbagai tingkah laku dan permasalahan yang timbul setiap hari, namun bapak ibuk dengan iklas memberikan harapan kemajuan pe didikan kami.
Maka dari itu di kesempatan yang bahagia ini, kami mewakili kawan kawan mengucapkan banyak terimakasih dan penghargaan kepada tenaga pendidik buat kami.
Kepala SMKN 1 Solok Selatan Syurya Hendra . tahun ajaran 2025-2026 ini kami memiliki sebanyak 830 orang siswa, yang tamat tahun ini sebanyak 252 orang. mereka sudah melakukan praktek kerja lapangan dan mengikuti ujian dan pelatihan
SMK sangat berbeda dengan sekolah umum lainnya, SMK banyak melakukan uji iji dan kegiatan lainya, seperti studi banding dan studi tiru ke luar daerah.
Sekolah ini sudah yang ke 52 tahun, umur yang tidak muda lagi, sudah banyak generasi lahir di sekolah ini, sudah banyak pangku jabatan di mana saja. semoga lebih maju lagi kedepannya.
Dalam proses belajar dan. mengajar saat ini, dengan kondisi yang kurang efisien, banyak kendala dan negara tidak dalam keadaan baik baik saja, namun kami di sekolah telah berbuat untuk kemajuan dan kebaikan masa depan anak anak. kami, tidak ada halangan bagi kami dengan kondisi saat ini untuk berbuat demi. masa depan.
Hari ini kami resmi mengembalikan siswa siswi kelas XII kepada orang tua mereka, pelepasan dan pengembalian ini bukan agenda memutus mata rantai kami dengan anak anak dan orang tua, masih banyak pekerjaan dan tugas yang akan kita selesaikan, jadikan agenda ini sebagai silahturahmi kita bersama.
Setelah agenda ini selesai, ananda kami sudah mendapatkan sarat selesai sebagai siswa, mendapatkan identitas dan ijazah, harapan kami ijazah itu jangan di simpan di bawah kasur, namun simpanlah di hati ananda untuk bagaimana untuk bisa berpikir demi masa depan, apakah. melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan sesuai dengan keahlian kalian semua.
Ketua Komite SMKN. 1 Solok Selatan Joni Wardi Dt Malin Pangulu dalam arahannya menyampaikan. hari ini ada agenda sakral bagi sekolah, perpisahan, perpisahan bukan untuk bercerai.
Tiga tahun anak anak yang kita didik di sekolah ini, dengan berbagai kendala dan permasalahan, namun itu bisa di lalui.
Hari ini bukan hari terakhir ananda menempuh pendidikan, sekolah SMK masih banyak jalan untuk melanjutkan pendidikan di tingkat atas, namun tamatan SMK masih bisa mencari langkah lain selain menuntut ilmu.
Koordinator Pengawas SMK Solok Selatan Salman dalam arahannya menyampaikan. SMK punya tantangan tersendiri dalam menentukan arah kebijakan untuk mensukseskan pendidikan di sekolah.
Hari ini kita sudah harus berobah maen set nya, karena kita sudah di tuntut oleh teknologi yang canggih, sehingga nanti kita tidak ketinggalan teknologi dengan memacu kepada undang undang ITE.
Kedepan tantangan bagi siswa kita sudah sangat banyak, dengan ilmu dan teknologi canggih ini tantangan harus di tampilkan, karena siswa selama di sekolah sudah banyak mendapatkan ilmunya. (Abg)
Komentar