![]() |
| Pasca buka tutup masa sidang kemaren, DPRD Kota Padang kembali menggelar reses masa sidang III tahun 2026. (Foto/Int). |
Padang, fajarsumbar.com - DPRD Kota Padang kembali melaksanakan kegiatan reses masa sidang III Tahun 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 5 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tugas konstitusional pimpinan dan anggota dewan untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap berbagai aspirasi, kebutuhan, serta persoalan yang dihadapi warga di masing-masing daerah pemilihan.
Sekretaris DPRD Kota Padang menjelaskan, reses bukan sekadar agenda rutin di luar masa persidangan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dengan wakil rakyat.
“Melalui reses, anggota DPRD hadir langsung mendengarkan kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, sosial kemasyarakatan hingga pemberdayaan ekonomi warga. Aspirasi yang dihimpun akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran dan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Pelaksanaan reses kali ini memperlihatkan komitmen kuat para pimpinan DPRD Kota Padang dalam menjembatani kepentingan masyarakat dengan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan.
![]() |
| . |
Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion, S.Pd., menggelar reses di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Nanggalo. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat bersama warga, berbagai persoalan strategis mengemuka, terutama terkait penanganan banjir dan pembangunan infrastruktur pendukung.
Muharlion menyampaikan bahwa kawasan Dadok Tunggul Hitam masih menjadi wilayah rawan banjir sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Selain itu, warga juga mengusulkan peningkatan akses jalan alternatif yang menghubungkan kawasan tersebut menuju Aia Pacah dan By Pass guna mengurai kepadatan lalu lintas menuju pusat pemerintahan.
“Aspirasi masyarakat terkait jalan alternatif, pembangunan jembatan, drainase, hingga jalan lingkungan yang belum terbetonisasi sudah kita tampung. Beberapa di antaranya bahkan sudah masuk dalam pembahasan APBD 2026 dan 2027,” terang Muharlion.
Tidak hanya infrastruktur, warga juga menyampaikan kebutuhan penguatan program pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), bantuan rumah ibadah, serta pembangunan gedung PAUD integrasi yang hingga kini belum memiliki fasilitas sendiri.
![]() |
| . |
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri unsur pemerintahan kecamatan dan kelurahan, tokoh masyarakat, ketua RT/RW, pemuda, LPM, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai masukan demi kemajuan lingkungan mereka.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, SH, menghadirkan nuansa berbeda dalam pelaksanaan resesnya. Politisi yang akrab disapa Aye itu memilih menggelar reses di almamaternya, SMAN 5 Padang.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyerap aspirasi, tetapi juga momentum pengabdian seorang alumni terhadap sekolah yang pernah membentuk perjalanan hidupnya. Kehadiran Mastilizal Aye disambut hangat oleh para guru dan siswa dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam dialog bersama pihak sekolah, berbagai kebutuhan pendidikan menjadi perhatian utama, mulai dari peningkatan sarana prasarana, penguatan kegiatan ekstrakurikuler, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
“Pendidikan merupakan investasi masa depan daerah. Aspirasi yang disampaikan pihak sekolah akan kita perjuangkan agar kualitas pendidikan di Kota Padang semakin meningkat,” ujar Mastilizal Aye.
![]() |
| . |
Kepala SMAN 5 Padang, Walmukminin, M.Pd., mengapresiasi kepedulian Mastilizal Aye terhadap almamaternya. Menurutnya, kehadiran alumni yang sukses dan tetap peduli menjadi motivasi besar bagi seluruh warga sekolah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Bidang SMK mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang semakin memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan pemerintah dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan.
Di lokasi berbeda, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub melaksanakan reses di Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan. Selain berdialog dengan masyarakat, Osman Ayub juga meninjau kegiatan gotong royong renovasi Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang.
Dalam kesempatan itu, pengurus masjid menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan atap kanopi menuju lantai dua masjid guna melindungi fasilitas dari kerusakan akibat hujan.
Osman Ayub menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku, termasuk kemungkinan penganggaran melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dewan dalam APBD Perubahan maupun APBD tahun berikutnya.
“Ini adalah bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat tidak berhenti pada dialog semata, tetapi kita perjuangkan hingga tahap realisasi,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa bantuan renovasi Pondok Tahfiz sebelumnya telah direalisasikan melalui dana pokir sebesar Rp20 juta yang disalurkan untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan tersebut.
Kegiatan gotong royong yang melibatkan masyarakat setempat menunjukkan kuatnya sinergi antara warga dan wakil rakyat dalam membangun fasilitas sosial dan keagamaan di lingkungan mereka.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, S.AP., menggelar reses di Mushalla Nurul Yaqin RW II Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.
![]() |
| . |
Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan infrastruktur lingkungan menjadi perhatian utama. Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan rusak, drainase tersumbat yang memicu banjir saat hujan deras, hingga lampu penerangan jalan umum yang tidak lagi berfungsi.
Warga juga mengusulkan bantuan perbaikan mushalla serta dukungan fasilitas sosial untuk kebutuhan masyarakat di lingkungan RW setempat.
Menanggapi aspirasi tersebut, Jupri menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh kebutuhan masyarakat melalui koordinasi bersama pemerintah daerah dan dinas terkait.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kita tampung dan perjuangkan sesuai skala prioritas serta mekanisme yang berlaku. Reses menjadi sarana penting bagi kami untuk mengetahui langsung kebutuhan riil masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan reses masa sidang III Tahun 2026 ini kembali memperlihatkan peran strategis DPRD Kota Padang sebagai representasi rakyat dalam memastikan pembangunan daerah berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui dialog terbuka, kunjungan lapangan, hingga peninjauan langsung terhadap persoalan di tengah warga, para pimpinan DPRD Kota Padang menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat demi terwujudnya Kota Padang yang maju dan berkelanjutan.(Adv)
Komentar



