Jelang Ramadhan Harga Sayur di Agam Stabil -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Jelang Ramadhan Harga Sayur di Agam Stabil

Sabtu, 27 Maret 2021
Ilustrasi


Lubuk Basung. fajarsumbar.com - Dua minggu mendekati Ramadhan 1442 Hijriyah, harga cabe dan  sayur mayur  di beberapa pasar tradisional Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) stabil.


Hal ini berdasarkan pantauan informasi yang diperoleh fajarsumbar.com di sejumlah pasar di Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Matur dan IV Nagari, harga sembako tidak mengalami perubahan signifikan bahkan cenderung turun.


Jum (43) pedagang sayuran di Pasar Terminal Antokan Lubuk Basung, Sabtu (27/3) mengatakan, untuk harga cabai merah keriting bertahan diharga Rp45ribu/kg, harga tersebut turun Rp3 ribu dari minggu lalu. Dari minggu lalu banyak bahan pangan dan sayur mayur yang turun.


Jum menambahkan. penurunan harga juga terjadi pada cabai rawit, yang saat ini turun di harga Rp40 ribu dari pekan sebelumnya Rp50 ribu /kg-nya.


Hal senada juga berlaku pada bawang merah dari Rp30 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, bawang putih dari Rp28 ribu menjadi Rp25 ribu per kilogram, buncis dari Rp14 ribu menjadi Rp12 ribu per kilogram dan tomat dari Rp12 ribu menjadi Rp10 ribu /kg.


Turunnya harga sejumlah pangan ini dibenarkan Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UMKM) Agam, Nelfia Fauzana, saat ini harga sayur mayur itu turun dari Rp2 ribu sampai Rp20 ribu per kilogram.


Dikatakannya, harga ini turun akibat hasil panen masyarakat jelang Ramadhan juga meningkat sehingga pasokan cukup banyak di pedagang pengumpul dan tidak perlu mendatangkan pasokan dari luar daerah.


Meski demikian, pihaknya memprediksi harga kebutuhan pokok itu akan merangkak naik menjelang beberapa hari Ramadhan hal tersebut dikarenakan permintaan meningkat baik di tingkat masyarakat maupun pedagang kuliner.


"Biasanya harga ini naik menjelang Ramadhan, karena permintaan dari warga cukup banyak menjelang Ramadhan," katanya.(Yanto)