Aktif Bangunkan Warga untuk Sahur, Pak RT Gusrial Tak Tergantikan -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Aktif Bangunkan Warga untuk Sahur, Pak RT Gusrial Tak Tergantikan

Kamis, 29 April 2021
Gusrial

Payakumbuh, fajarsumbar.com --- Dialah Gusrial, kelahiran Payakumbuh 17 Agustus 1967 yang penulis kenal tahun 2006 lalu. Saat penulis berpindah domisili dari kabupaten Lima Puluh Kota ke Balai Betung kenagarian Koto Nan Godang kecamatan Payakumbuh Utara. Kala itu beliau sudah menjabat Ketua RT II. 


Gusrial adalah Rang Sumando rang Pitopang Balai Betung yang aktif.

Selain dikenal aktif dan gigih dalam berusaha, Gusrial yang berprofesi sebagai petani itu sekarang sudah memiliki 2 orang anak dari pasangannya Ernilitis sejak tahun 1994 lalu, Gusrial dikenal aktif melibatkan dirinya bersama pengurus di mushalla Nurul Yakin yang berada di halaman rumahnya. 


Terkhusus bulan suci Ramadhan, Terekam keaktifan Pak RT Gusrial, setiap pukul 03.30 pagi, Gusrial selalu membangun warganya melalui pengeras suara / toa mushalla. Untuk kita ketahui, penduduk setempat adalah 100% muslim. Sehingga tidak ada sebuah kekhawatiran timbulnya problem akibat suara toa, yang sempat dihebohkan di daerah heterogen.


Berikut himbauan yang kerap disampaikan Pak RT Gusrial :

"assalamu"alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu. Jam sudah menunjukkan pukul 03.30. Maa nan masih lalok, duduaklah lai. Maa nan kamamasak, masaklah, dulu. Duduak, duduak. Sahur, sahur "


"Jam sudah menunjukkan pukul 04.00, sahur, sahuur. Imsak masuk pukul 04 lewat sekian. Sahuur "


"Waktu imsak telah masuk  kita mulai menahan. 7 menit lagi waktu shubuh, masuk"


Yang namanya aktif ditengah masyarakat, pandangan baik buruk itu sudah lazim. Namun tidak menyurutkan semangat Gusrial untuk selalu membangun warganya, untuk makan sahur dan berlanjut shubuh berjemaah di mushalla. Gusrial bukan gharim di mushalla itu. 


Saat diwawancarai, Kamis (29/04/2021) Gusrial yang kini bekerja sebagai THL bentor sampah Kelurahan Ompang Tanah Sirah Kecamatan Payakumbuh Utara mengkisahkan bahwa dirinya sudah menjabat Ketua RT sejak tahun 2000.


"Ambo rang sumandonyo. Tapi awak maraso tapanggia untuak ikuik membangun di kampung istri, untuk keluarga. Kalau bisa ikut membangun kampung, kita akan ikut. Tidak untuk Ramadhan saja, kalau ada kesempatan saya akan selalu aktif di mushalla diluar Ramadhan. Selagi yang kita lakukan baik, mengapa kita harus gamang, dan lemah oleh ocehan yang membuat kita mundur. Kalau dilihat, banyak yang hebat dari kita, sayangnya tak mau melibatkan diri. Saya, sudah sejak tahun 2000 lalu. Alhamdulillah, hingga kini belum terganti. Ini amanah warga, kali ya,"sebut Gusrial. 


"Saat ini, salah seorang anak saya sudah tamat kuliah. Tinggal satu orang lagi yang masih kuliah. Kita berharap mereka juga aktif nantinya membangun kampungnya,"ulasnya. 


"Kita bersyukur, di masa pandemi ini, pemerintah sudah mengizinkan kita muslim agar aktif kembali di mushalla, sesuai protokol covid-19. Tahun lalu, kita dibatasi  sehingga beribadah di rumah. Mari kita ramaikan mushalla kita, ibadah wajib, sunat, dan tadarus, terkhusus bulan Ramadhan yang mulia ini. Mari kita optimalkan diri kita untuk berubudiyah,"ajaknya, mengakhiri.(ul) 

Catatan: sudah seizin Pak Gusrial 



adsen