BASINDODA FBS UNP Selenggarakan Kuliah Umum BIPA -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

BASINDODA FBS UNP Selenggarakan Kuliah Umum BIPA

Kamis, 08 April 2021

.


Padang, fajarsumbar.com -Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah (BASINDODA) Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan kuliah umum, bertajuk "Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penuturan Asing (BIPA) pada Era 4.0" secara virtual, Rabu (7/4/2021).


Kuliah Umum ini, juga mengundang  pembicara yang berpengalaman dalam bidang pengajaran BIPA, yakni Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd, Dekan FBS Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Profesor. Dr. Harris Effendi Thahar, M.Pd dosen FBS UNP.


Dekan FBS UNP Profesor. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kuliah Umum yang bertajuk Pengajaran BIPA pada masa teknologi informasi digital yang tidak terelakkan.


Ermanto, juga menyebutkan, ditengah kemajuan teknologi informasi digital yang berkembang pesat sekarang ini, perlu pemajuan perangkat pembelajaran atau pemajuan media pembelajaran untuk pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing atau BIPA.


Untuk itu, kegiatan Kuliah Umum ini sangat besar manfaatnya bagi mahasiswa dan Dosen FBS dalam upaya memberikan wawasan serta pengetahuan untuk pengajaran BIPA," jelasnya.


Sementara itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd mengatakan, kebudayaan di Indonesia harus dimanfaatkan untuk pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing.


Dengan demikian penguasaan atau wawasan tentang kebudayaan perlu dan penting untuk pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing atau BIPA dimaksud.


Menurutnya, dimasa sekarang ini, pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penuturan Asing harus pula memanfaatkan teknologi digital dalam bentuk video pembelajaran interaktif.


"Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing sudah harus memanfaatkan teknologi digital yang menarik dan variasi sehingga bermanfaat untuk meluaskan pembelajaran bahasa Indonesia melintasi waktu dan tempat," ujar Liliana.


Profesor Dr. Harris Effendi Thahar, M.Pd mengemukakan pula, bahwa sesungguhnya pembelajaran bahasa Indonesia sebaiknya menggunakan bahasa pengantar bahasa Indonesia dan bahasa adalah pengalaman dan kebiasaan bertutur tersebut.


Belajar bahasa, bukanlah belajar tentang bahasa atau teori tentang bahasa tersebut. Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing sebaiknya mengajarkan dalam menggunakan bahasa itu sebagai pengalaman berbahasa," ungkap Profesor Dr. Harris Effendi Thahar, M.Pd.


Menurut Dosen FBS UNP itu, belajar bahasa adalah belajar budaya maka penguasaan wawasan tentang kebudayaan juga sangat penting untuk pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing.


Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah FBS UNP, Dr. Yenni Hayati, M.Hum menjelaskan 

Kuliah umum secara virtual yang bertajuk "Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penuturan Asing (BIPA) pada Era 4.0" secara virtual, diikuti para Mahasiswa dan Dosen di lingkungan FBS UNP. (rel/Rn Dz)