Pemkab Tanah Datar dan IAIN Batusangkar Komitmen Perangi Narkoba -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Pemkab Tanah Datar dan IAIN Batusangkar Komitmen Perangi Narkoba

Kamis, 08 April 2021
Deklarasi dan Komitmen Bersama Perang Terhadap Narkoba, di Auditorium kampus II IAIN Batusangkar, Kamis (8/4/21).


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan IAIN Batusangkar, menggelar acara Deklarasi dan Komitmen Bersama Perang Terhadap Narkoba, Pergaulan Bebas, LGBT dan Tertib Berlalulintas, di Auditorium Kampus II IAIN Batusangkar, Kamis (8/4/21). 


Bupati Eka dalam arahannya menekankan, Narkoba dan obat terlarang akan merusak diri sendiri, namun juga si pemakai berurusan dengan polisi dan masalah hukum. Mari kita sayangi diri sendiri dan keluarga, dengan menghindari segala macam barang haram itu, termasuk juga LGBT, pergaulan bebas, dan mari kita tertib berlalulintas. 


"Presiden telah menyatakan Indonesia darurat narkoba, karena sudah ada 4 juta orang telah terjerat dalam penyalahgunaannya, dan Tanah Datar saat ini peredaran Narkoba juga pada tahap mengkhawatirkan, karenanya mari kita berantas dan perangi bersama Narkoba, pergaulan bebas, LGBT dan penyakit masyarakat lainnya," ujar Bupati. 


Karena itu, tambah Bupati lagi, Pemerintah Daerah sangat mendukung kegiatan semacam ini, sehingga mampu menumbuhkan kesadaran kita semua, betapa bahayanya Narkoba bagi kehidupan kita. Hari ini kita, mahasiswa, pemilik kos-kosan dan pihak terkait lainnya bersama mendeklarasikan untuk memerangi narkoba, pergaulan bebas, LGBT dan fenomena sosial negatif lainnya. 


"Mari kita jadikan lingkungan kampus IAIN, masyarakat umum dan pemilik kos untuk bersama memerangi itu semua, sehingga Tanah Datar menjadi daerah yang sejahtera sesuai Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah," ujarnya.


Disebutkan Eka Putra lagi, perang terhadap itu semua tidak hanya bisa dilakukan pemerintah daerah tanpa dukungan masyarakat dan pihak terkait lainnya. Tentunya dukungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar, TNI, Polri, jajaran dosen IAIN, Camat, Wali Nagari, pemilik kos, tokoh masyarakat dan pengawasan orang tua dan pihak terkait lainnya sangat kita butuhkan. 


"Sehingga kita berharap tidak akan kehilangan generasi yang diakibatkan narkoba, dan tidak terjadi di Indonesia di masa datang, termasuk juga kesadaran tertib berlalulintas dalam berkendara," tukas Bupati. 


Sementara itu Kepala BNN Sumbar Brigjen Pol Kasril Arifin menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada IAIN Batusangkar dan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah mendeklarasikan dan komitmen bersama perang terhadap Narkoba, pergaulan bebas, LGBT dan tertib berlalulintas.


"BNN Sumbar mengapresiasi kegiatan ini, tentunya dengan harapan ke depan IAIN Batusangkar khususnya, dan Tanah Datar umumnya terbebas dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas dan penyakit masyarakat lainnya," ujar Brigjen Kasril. 


Brigjen Pol Kasril menambahkan, kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah bersama IAIN Batusangkar untuk memberantas Narkoba. "Selepas ini tentunya kita berharap akan lahir penggiat dan relawan anti Narkoba dari mahasiswa IAIN sehingga bisa menjadi pelopor dan corong informasi bahaya Narkoba kepada kalangan akademisi, mahasiswa maupun masyarakat," ucapnya. 


Sebelumnya, Kepala Kantor Kesbangpol Tanah Datar Irwan yang juga Ketua Pelaksana kegiatan menyampaikan, kegiatan yang menghadirkan jajaran Dosen dan mahasiswa IAIN, pemilik kos sekitar kampus, Camat, Wali Nagari dan pihak terkait lainnya, bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap bahaya Narkoba, pergaulan bebas, LGBT, Miras dan lainnya, serta menumbuhkan kesadaran untuk tertib berlalulintas. 


Di kesempatan itu Rektor IAIN diwakili Warek III Sirajul Munir menyampaikan, jajaran IAIN bersama mahasiswa sudah bertekad untuk memerangi Narkoba, pergaulan bebas, LGBT dan lainnya, di kampus ataupun di luar kampus.


"Kita menyadari betapa sangat berbahayanya ini semua, karena itu kami di kampus tentu bisa mengontrol kegiatan dan perilaku mahasiswa ataupun jajaran dosen, namun di luar kampus tentu dukungan pihak terkait lainnya juga sangat dibutuhkan," ujarnya. (Fdy)