Puskesmas Ulakan Laksanakan Vaksinasi bagi Guru MTsN 5 dan Petugas Pelayanan Publik -->

Mgid Bawah Bapenda

Puskesmas Ulakan Laksanakan Vaksinasi bagi Guru MTsN 5 dan Petugas Pelayanan Publik

Selasa, 13 April 2021


Pd. Pariaman, fajarsumbar.com - Dalam rangka mendukung program Pemerintah memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Deseases-19 (Covid-19) dan kelancaran pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), maka seluruh Guru dan pegawai di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman mengikuti vaksinasi Covid-19. 


Hal demikian dibenarkan Kepala MTsN 5 Padang Pariaman Dra. Lismaini Amir, MSi kepada fajarsumbar.com, Selasa (13/04/21), sehubungan pelaksanaan vaksinasi menjadi kewajiban bagi guru dan pegawai.


Kata dia, kita juga akan melakukan PTM pada tahun ajaran baru nanti dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Dan sebelumnya, telah dilakukan vaksin kepada 2 orang guru yang akan melaksanakan ibadah haji pada tahun ini.


“Meskipun sudah divaksin kita harus tetap mematuhi Prokes dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Serta senantiasa menjaga kondisi kesehatan dan kebugaran tubuh, dengan menerapkan pola hidup sehat. Terutama lagi, kita akan melaksanakan ibadah puasa bulan Ramadhan 1442 H". ujar Lismaini Amir didampingi Waka Bidang Humas MTsN 5 Padang Pariaman Irmeliza, S.Pd. 


Kata Irmeliza, pemberian vaksin Covid-19 kepada Guru dan pegawai di Madrasah ini, juga bersamaan dengan guru dari SMP 3 Ulakan Tapakih dan Petugas Pelayanan Publik di Puskesmas Ulakan 


Secara terpisah, Kepala Puskesmas Ulakan Drg. Wiwiek Else Loraina menjelaskan guru dan pegawai yang divaksin berjumlah 39 orang, 22 orang dari MTsN 5, sedangkan sisanya berasal dari SMP 3 dan staf Kantor Camat Ulakan Tapakih serta beberapa orang warga masyarakat setempat.


Menurut dia, ini merupakan pemberian vaksinasi Covid-19 tahap pertama untuk kelompok pelayanan publik dan guru. Selanjutnya, 10 Mei 2021 akan dilaksanakan vaksinasi tahap kedua. 


"Disaat tahap pelaksanaan vaksinasi, ada beberapa orang peserta terpaksa harus ditunda pemberian vaksinnya. Lantaran, setelah dilakukan pemeriksaan,  ditemukan kondisi kesehatan mereka kurang baik dan terdapat penyakit bawaan (kormobid-pen)" kata Kepala Puskesmas yang akrab dipanggil Cece itu. (saco).