Semalam di Palanta, Keberkahan Ramadhan Bersama Dhuafa -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Semalam di Palanta, Keberkahan Ramadhan Bersama Dhuafa

Sabtu, 17 April 2021

.


Padang, fajarsumbar.com - Salah satu mewujud cinta kaum muslimin kepada Rasululullah, yaitu dengan memuliakan dan membahagiakan fakir miskin, sebagaimana dilakukan dengan sepenuh hati oleh Rasulullah SAW. 


Kaum dhuafa atau orang miskin, adalah orang-orang yang sangat dicintai Nabi Muhammad SAW. Karena itu, jika kaum muslimin tak peduli, tidak berempati dan tidak memuliakan orang miskin atau dhuafa, maka umat Islam harus malu mengaku cinta Rasulullah.


Nampaknya atas dasar itu pula Walikota Padang, Hendri Septa memuliakan kaum dhuafa di Kota Padang. Orang nomor satu di Kota Bengkuang ini mengajak fakir miskin bermalam di rumah dinas walikota. Di sana berbuka bersama dan sahur bareng. Luar biasa.


"Ini salah satu program Pemko Padang pada Bulan Ramadhan yang dibernama "Semalam di Palanta". Ini program keberkahan Ramadhan bersama dhuafa," ujar Walikota Padang, Hendri Septa, Sabtu (17/4/2021).


Hendri Septa pada Ramadhan 1442 H ini menggalakkan program “Semalam di Palanta” merupakan program keberkahan Ramadan bersama dhuafa.


Melalui program itu, walikota nampanya membangun kepedulian sosial, juga menjadikan keluarga dari kalangan kurang mampu sebagai tamu kehormatan walikota. 


Hebatnya, program langka ini walikota langsung menjemput fakir miskin atau kaum dhuafa ke rumah masing-masing. Kemudian diboyong ke rumah dinas untuk berbuka bersama dan sahur bersama. Sungguh luar biasa.


Di rumah dinas walikota itu, kaum muslimin 'beruntung' itu berbuka bersama walikota dan keluarga, serta bercengkerama layaknya keluarga dekat walikota, lalu sahur bareng.


Menurut walikota, mencintai orang miskin termasuk salah satu dalam wasiat Nabi Muhammad SAW kepada sahabat, Abu Dzar Al Ghifari, yaitu supaya mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka.


Akhlak Rasulullah terhadap orang-orang miskin tersebut hendaknya membuka kesadaran umat muslim, bahwa apa yang dicintai dan dikasihi serta disukai Rasulullah, itulah ketauladanan sesungguhnya yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.


Menurut Hendri, selain bersyukur kepada Allah, salah satu mewujud cinta pada Rasululullah, yaitu dengan memuliakan dan membahagiakan dhuafa atau fakir miskin, sebagaimana dilakukan dengan sepenuh hati oleh Rasulullah SAW. 


Salah satu doa Rasulullah bisa kita resapi, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mudah melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran serta aku memohon pada-Mu sifat mencintai orang miskin.”


Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang membiayai kehidupan para janda dan orang-orang miskin bagaikan orang yang berjihad fii sabiilillaah.Demikian agungnya ketika kita memuliakan orang miskin atau dhuafa, karena itu, merupakan sisi lain untuk begitu dekat dengan Allah Saw.


"Saya sebagai Walikota Padang, merasa beruntung diberi kesempatan oleh Allah mengemban amanah rakyat sebagai pemimpin kota, sehingga bisa memuliakan mereka yang oleh Nabi Muhammad sangat dicintai, yaitu kalangan kurang mampu atau miskin atau dhuafa," ujarnya.


Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Padang, Amrizal Rengganis menambahkan, mengajak keluarga kurang mampu bermalam di rumah dinas walikota, sesungguhnya mengajak rakyat bermalam di rumahnya sendiri. 


Menurutnya, walikota Hendri Septa menganggap rumah dinas juga sesungguhnya rumah rakyat, bukan milik pribadinya. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur, penghormatan pada rakyat, walau belum semuanya bisa diberi perhatian khusus. 


Setidaknya, berharap bisa mengetuk banyak pintu hati lainnya untuk lebih peduli pada kaum dhuafa atau lemah. Dalam Ramadhan kali ini, baru delapan keluarga bisa diundang. Mereka akan mendapat bantuan bedah/renovasi rumah serta santunan atau bingkisan.(ab)




adsen