Pandangan Ustadz Muhsin Terkait Cerita Misteri Tragedi Dermaga Danau Tandikek -->

IKLAN MGID ATAS

Pandangan Ustadz Muhsin Terkait Cerita Misteri Tragedi Dermaga Danau Tandikek

Jumat, 28 Mei 2021
Ustadz Muhsin Ferdian


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Beredar informasi dari kalangan masyarakat terkait cerita mistis tentang tragedi dermaga Danau Tandikek di objek wisata Camping Ground Kandi Sawahlunto, Sumatera Barat yang merenggut 5 nyawa sekaligus, Rabu 26 Mei 2021 lalu.


Ustadz Muhsin Ferdian memberikan apresiasi kepada fajarsumbar.com terkait viralnya momen berita cerita mistis yang menyeruak pasca kejadian tersebut.


"Maka kalau menurut pengetahuan saya di bidang ruqyah, maka hal itu tertolak belakang. Jin tidak bisa merusak barang-barang manusia tanpa ada sebab yang jelas," sebut Muhsin Ferdian saat dikonfirmasi, Jumat 28 Mei 2021.


Sebenarnya, lanjut Muhsin, kalau seandainya itu memang ular, maka itu bukan mistis. Sama halnya mobil kecelakaan yang menabrak babi hutan.


"Kalau memang dermaga itu ditabrak ular raksasa. Maka itu bukan mistis. Tinggal sampaikan saja ke kepolisian agar warga setempat berhati hati, jangan-jangan nanti memakan orang," katanya lagi.


Menurutnya, kalau ular itu sebangsa jin, maka rasanya tidak mungkin jin bisa menghancurkan seperti itu.


"Kalau jin diizinkan Allah untuk merusak barang atau menyentuh barang-barang manusia. Maka logikanya, kenapa tidak bom nuklir Amerika atau Israel yang ditembakkannya ke manusia. wallahualam," sambungnya lagi.


Bagaimana pandangan Islam terkait adanya alam gaib tersebut ustadz?


"Iya, pada prinsipnya dalam Islam hal gaib itu adalah rukun iman. Kita harus percaya dengan keberadaan makhluk gaib, seperti jin, malaikat dan lainnya," 


"Akan tetapi, bukan begitu jin bisa mengganggu manusia dengan merusak barang-barang, seperti menghancurkan dermaga. Jin hanya akan menyebabkan penyakit psikis. Oleh sebab itu, kita mesti berpegang pada Al-Qur'an dan sunnah," tandasnya. (ton)