Perangkat Nagari Tetap Masuk Kerja Walau Hari Libur -->

IKLAN MGID ATAS

Perangkat Nagari Tetap Masuk Kerja Walau Hari Libur

Rabu, 26 Mei 2021
Tim SDGs Desa Nagari Pulakek memasang stiker di salah satu rumah pejabat Solok Selatan yang berdomisili dinagari tersebut. (Abg)


Solsel, fajarsumbar.com - Walaupun hari libur, perangkat Nagari Pulakek, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan, (Sumbar) tetap masuk kerja, Rabu (26/5/2021).


Mereka masuk kantor tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat, namun mereka melaksanakan tugas pendataan Sustainable Development Goals (SDGs Desa) berbasis digital , dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TLB), dilakukan du Nagari Pulakek.


Di Nagari Pulakek ada sejumlah pejabat pemda, makanya kami langsung menuju ketitik sasaran kerumah rumah pejabat, setelah itu baru kita mendata warga.


Jumlah pendata 16 orang terdiri dari pemerintahan nagari kader Kader Pembangunan Manusia KPM, PSM, 


Hal ini disampaikan oleh Wali Nagari Pulakek Enditri Seva saat melakukan pendataan disalah satu rumah pejabat Solok Selatan.


Pejabat yang pertama didata oleh tim adalah kediaman Kepala Inspektorat Solok Selatan, Akmal Hamdi di Jorong Mantirai Indah.


Tujuanya sama dengan pendataan warga oleh instansi terkait, baik itu BPS, BPJS, dan lain sebagainya, hanya perbedaan jenis bantuan dan SDGs Desa bukan berupa bantuan dana perorangan namun bantuan kebijakan pembangunan berkelanjutan.


Dengan hasil pendataan ini nanti pihak kementrian Desa dengan mudah nanti memberikan berapa jumlah bantuan berkelanjutan yang akan disalurkan untuk masing masing nagari atau Desa.


Wali Nagari Endi didampingi Yulisama Nida pendamping lokal Desa menguraikan tujuan dan manfaat dari program SDGs Desa.


Pendataan Desa adalah proses penggalian, pengumpulan, pencatatan, berivikasi, dan validasi data SDGs Desa, yang memuat data objektif kewilayahan dan kewarga Negaraan berupa aset dan potensi aset desa yang daoat didayagunakan untuk pencapaian tujuann pembangunan desa.


SDGs Deaa meruoakannarah kebijakan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, adapun program dan kegiatan untuk mencapai tujuan sepenuhnya kreasi desa yang terumuskan dalam musyawarah desa.


SDGs Desa bertujuan untuk, diantaranya  Desa tanpa miskin, Desa tanpa kelaparan, Desansehat dan sejahtera, pendidikan Desa berkualitas, keterlibatan perempuan Desa, Desa layak air bersih dan terbarukan, pertumbuhan ekonomi Desa merata, insfrastruktur dan inibasi Desa sesuai kebutuhan, Desa tanpa kesejangan, kawasan pemukiman Desa aman dan yaman, konsumsi dan produksi Desa sadar lingkungan, Desa tanggap perobahan iklim, Desa peduli lingkungan laut, Desa peduli lingkungan darat, Desa damai berkeadilan, kemitraan untuk pbangunan dinamis dan budaya Desa adaptif.


Tujuan lain SDGs Desa diprioritaskan berdasarkan kondisi objektif Desa yang tergambarkanmpada sistim (SID) 


Prioritas SDGs Desa menjadi pedoman bagi Pemerintah Desa dalam menentukan arah kebijakan perencanaan pembangunan Desa.


Akmal Hamdi yang juga kepala Dinas Inspektorat Solok Sekatan, mendukung program ini, dan berterimakasih keoada ibuk Wali Pulakek yang telah memilih keluarga kami untuk didata.


Lebih jauh Akmal yang juga mantan Kabag Hukum ini, tentu program dari kementrian bisa berjalan sesuai arahan pemerintah, tujuannya juga bisa membantu pemerintah daerah khsusus pemerintah nagari.


Dengan harapan seluruh warga dan nagari nagari agar membantu pemerintah nagari untuk memberikan input datanya sesuai target dan waktu agar bisa terilisasi bantuan berkelanjutan ini.


Bantuan ini perlu diketahui masyarakat tidak langsung berupa bantuan yang diberikan pemerintah, namun bisa mewujudkan itim yang 18 yang tercantum dalam program SDGs Desa," jelasnya. (Abg)