Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Oknum Kades Dilaporkan Sekdes ke P2TP2A Sawahlunto -->

IKLAN MGID ATAS

Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Oknum Kades Dilaporkan Sekdes ke P2TP2A Sawahlunto

Selasa, 08 Juni 2021
Oknum Kades menggunakan handuk saat digerebek warga.


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Seorang oknum Kepala Desa di Kota Sawahlunto dilaporkan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) ke kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Sawahlunto. Ia diduga telah melakukan pelecehan seksual, Selasa 8 Juni 2021.


Sekretaris Desa itu, sebut saja Mawar, mengatakan kepada wartawan bahwa oknum kepala desa itu sejak 2019 telah melakukan upaya-upaya dugaan pelecehan seksual terhadap dirinya dengan dalih akan diturunkan jabatannya sebagai Sekdes dengan alasan banyak pekerjaan yang tidak dapat diselesaikan.


Merasa tertekan selama ini, Mawar mengaku bahwa puncak dari laporannya itu, ketika oknum kepala desa meminta dirinya untuk datang ke rumah pribadi kepala desa, pagi tadi Selasa 8 Juni 2021 sekira pukul 08.20 WIB.


Karena takut, Mawar memberitahu kepada masyarakat bahwa oknum Kades meminta agar Mawar datang kekediaman pribadi kepala desa. 


Mawar mendatangi rumah Kades tersebut dengan pantauan dari masyarakat dan handphone Mawar yang terus terhubung dengan masyarakat, agar tahu apa yang terjadi antara Mawar dan oknum Kades tersebut saat di dalam rumah.


Diceritakan Mawar, kejadiannya sekira pukul 09.45 wib, setelah datang ke rumah oknum Kades, Kades meminta Mawar untuk masuk ke kamar. Menurut cerita Mawar Kades tersebut hanya mengenakan handuk dan kaos oblong.


Mawar sempat menolak ajakan itu, puncaknya saat kedua pergelangan tangan Mawar ditarik oleh oknum Kades, sehingga terdengarlah suara permintaan tolong Mawar oleh masyarakat karena handphone Mawar masih dalam keadaan terhubung dengan masyarakat.


Masyarakat langsung menggerebek rumah kades dan menemukan keduanya di dalam kamar. Upaya dugaan pelecehan seksual oknum kades tersebut pun terhenti.


Pengakuan masyarakat, Jon mengatakan bahwa ia berenam dengan masyarakat saat pengerebekan itu menemukan oknum Kades dengan hanya mengenakan kain handuk dan kaos oblong.


Merasa tidak senang, Mawar melaporkan dugaan pelecehan seksual tersebut ke kantor P2TP2A Kota Sawahlunto dan diterima langsung oleh tim P2TP2A untuk dimintai keterangan. Mawar didampingi sejumlah awak media saat melaporkan dugaan pelecehan seksual ke P2TP2A.


Dari pantauan fajarsumbar.com, saat Mawar melaporkan dugaan pelecehan seksual ke P2TP2A, oknum kades tersebut menelepon mawar agar jika nanti memberikan keterangan kepada wartawan sesuai dengan pernyataan yang disepakati.


Tim P2TP2A telah menerima laporan Mawar dan segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan jadwal pemeriksaan konseling yang dilaksanakan besok harinya. 


Ketua P2TP2A Kota Sawahlunto Neldaswenti membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan seksual tersebut, namun seperti apa kasusnya, ia belum menerima laporan secara rinci dari tim.


"Tadi saya tanya ke tim P2TP2A memang ada (laporan). Cuma mereka belum  menyampaikan seperti apa kasusnya," sebut Neldaswenti saat dikonfirmasi. (ton)