Hubungan Messi dan Barcelona Kembali Tegang -->

IKLAN ATAS

Hubungan Messi dan Barcelona Kembali Tegang

Rabu, 23 Juni 2021

 

Kontrak Lionel Messi di Barcelona akan berakhir 30 Juni 2021. (REUTERS/PABLO MORANO)

Jakarta - Hubungan Lionel Messi dan Barcelona kembali tegang lantaran proses negosiasi perpanjangan kontrak yang tak kunjung menemui kesepakatan.


Marca melansir, negosiasi perpanjangan kontrak Messi di Barcelona belum ada kemajuan karena sang megabintang belum juga membuat keputusan.


Kontrak Messi sendiri di Barcelona bakal rampung pekan depan, tepatnya pada 30 Juni. Dengan kata lain, La Pulga berhak hengkang dengan status bebas transfer jika tak sudi menandatangani kontrak baru di Blaugrana, sebagaimana dikutip CNNindonesia.com.


Manajemen Barcelona yang dipimpin Joan Laporta disebut sudah menyodorkan tawaran baru namun Messi tak memberi jawaban sehingga hubungan keduanya kembali memanas.


Dewan Barcelona dikabarkan cemas dengan situasi terakhir karena Messi merupakan sumber daya penting di Camp Nou. Tak hanya dibutuhkan sebagai bintang lapangan, Messi juga punya daya tarik ekonomi yang besar.


Orang-orang terdekat Messi mengatakan kepada Marca bahwa sang pemain belum membuat keputusan terhadap tawaran resmi klub meski kontraknya akan berakhir dalam hitungan hari.


Laporta sebenarnya masih mempertahankan harapan Messi akan memperbarui kontrak sebelum 30 Juni. Namun, orang-orang terdekat Messi menyebut proses negosiasi berlangsung alot dan belum ada kata final.


Barcelona berencana memperpanjang kontrak Messi setidaknya hingga dua tahun ke depan. Hanya saja mereka bersikeras dengan tawaran gaji sebesar 50 juta euro per musim atau setengah dari pendapatan Messi saat ini.


Messi saat ini sedang sibuk membela timnas Argentina di Copa America 2021. Ia sudah menghabiskan 17 musim di tim utama Barcelona dan lebih dari 20 tahun berseragam Barca.


Pekan ini akan menjadi penentuan status Messi di Barcelona. Ia bisa memilih bertahan di Camp Nou hingga dua tahun ke depan atau memilih hengkang ke klub-klub elite seperti Manchester City atau Paris Saint Germain yang masih sangat menginginkan jasanya. (*)