Kota Padang Panjang Dipuji BKKBN Pusat -->

IKLAN ATAS

Kota Padang Panjang Dipuji BKKBN Pusat

Selasa, 22 Juni 2021

 

Anggota DPR RI, H. Suir Syam menyerahkan sembako kepada peserta sosialisasi di Kelurahan Ganting, Padang Panjang.

Padang Panjang  - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat diwakili Penyuluh KB Utama, H. Nofrijal, MA mengatakan Kota Padang Panjang merupakan satu-satunya daerah di Sumbar  yang telah 100% menyelesaikan Pendataan Keluarga Tahun 2021 (PK21).


“Dari catatan saya, Padang Panjang boleh bertepuk tangan, karena merupakan daerah yang sudah selesai 100% PK21-nya. 

Sementara daerah lain masih 90-95%,” kata Nofrijal dalam acara sosialisasi PK-21 dan Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Tahun 2021 di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur, Senin (21/6).


Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader pendata dan petugas lapangan yang telah berupaya semaksimal mungkin menyukseskan PK21 yang dilakukan dalam sekali lima tahun ini. 


“Setelah ini para RT/RW akan melakukan musyawarah terkait benar atau tidaknya data tersebut. Kemudian setelah itu dibuat program intervensinya. Di antaranya dalam hal kependudukan, mana warga yang belum ber-KTP, Kartu Keluarga (KK), pasangan usia subur (PUS) yang ber-KB, keluarga sejahtera, kasus stunting, anak-anak dan keluarga yang rentan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dari situ dilihat ada tidak di Padang Panjang ini yang melakukan kekerasan kepada istri, anak atau suami,” papar mantan sekretaris utama (Sestama) BKKBN tersebut.


Pria yang pernah menjadi kepala perwakilan BKKBN Sumbar ini, berharap setelah adanya data ini, ada kebijakan atau langkah-langkah yang bisa dilakukan daerah.


Anggota Komisi IX DPR RI, dr. H. Suir Syam, M.Kes, MMR, yang menjadi narasumber acara ini, meminta kepada masyarakat agar memberikan jawaban yang benar kepada para petugas pendata, supaya pemerintah tidak salah dalam memberikan bantuan kepada masyarakat.


“Sepertinya di Sumbar, masyarakat kita berterus terang soal keadaan itu yang sulit. Sampaikanlah apa adanya, supaya pemerintah bisa memberikan bantuan yang cocok,” kata mantan Walikota Padang Panjang dua periode ini.


Sosialisasi program Bangga Kencana ini, diikuti 150 warga yang dilakukan dua sesi guna menghindari kerumunan. Selain itu, protokol kesehatan tetap dijalankan dengan ketat. (syam)