Minim Pasokan Air Bersih di Kelurahan Balai Panjang, ini Penjelasan Dirut Perumda Tirta Sago -->

IKLAN ATAS

Minim Pasokan Air Bersih di Kelurahan Balai Panjang, ini Penjelasan Dirut Perumda Tirta Sago

Kamis, 22 Juli 2021
Warga mencari sumber air bersih 


Payakumbuh, fajarsumbar.com - Minimnya pasokan air bersih di kelurahan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Selatan beberapa hari belakangan membuat warga setempat keluhkan fasilitas umum ini.


Warga Kelurahan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Selatan resah akibat tidak mengalirnya air minum dari Perumda Air Minum Tirta Sago (PDAM) Payakumbu seminggu, belakangan.


Dari informasi Seklur Balai Panjang, Zikriman menerangkan bahwa kekecewaan dan keresahan ditumpahkan warga pada WhatsApp Group Masyarakat setempat, pada hari Rabu (21/07/2021).


Sebagaimana yang diutarakan Ummi Tri Sulistiowati, kami kaum Ibu di Kelurahan Balai Panjang sangat kecewa dengan pihak pengelola air minum Tirta Sago Payakumbuh.


"Untuk apa mendata warga yang belum punya air, sedangkan pelanggan yang sudah ada tidak terpenuhi pemasokan air, besok Kamis (hari ini, red)  kami dari kaum Ibuk - Ibuk akan datang ke kantor lurah Balai Panjang untuk mengadu", kata mbak Tri panggilan akrabnya.


Kekecewaan warga memuncak, setelah dilaksanakan penyembelihan hewan qurban, dengan dicuci daging qurban yang mereka dapatkan.


Sementara itu, Ketua Lembaga Pemasyarakatan Masyarakat (LPM) Kelurahan Balai Panjang Doni Saputra , S.Sos mengatakan warga Kelurahan Balai Panjang selama ini pelayanan air bersihnya sudah bagus. Namun saja, akhir akhir ini tersendat sendatnya aliran air,  ini wajar ada pertanyaan yang ditumpahkan melalui sosial media.


Disamping itu, air Sungai Dareh mengalir melalui Balai Panjang. Sebelumnya sudah dilaporkan ke PDAM melalui Kelurahan tapi PDAM belum dapat menuntaskan, sebaiknya PDAM dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat, kata Doni yang saat ini juga menjabat sebagai Sekretaris Disparpora Payakumbuh. 


Tokoh masyarakat Kelurahan Balai Panjang KH. Dt. Dirajo Nan Dipulai  menyikapi atas nama masyarakat, kalai melihat system pemompaan PDAM saat ini perawatan atau maintenance tidak bagus soal sudah 1 minggu kok ngak klir-klir, semua itu tidak akan terjadi kalau pree  inspection dan prediction maintenance nya berjalan dengan baik.


Ini dikarenakan pompa hanya 1 unit, 24 jam runnig siang dan malam, sistem control tidak ada apakah pressure protection juga vibrationnya tidak ada dan safety relis valve tidak ada.


 Kita bisa prekdiksi apa bila dimalam hari automatis tekanan atau Pressure akan tinggi dengan sendiri akan pengaruh ke pompa atau motornya pompa dan motor bisa panas dan vibtation akan berobah yg berakibat antara motor dan pompa tidak alighmant atau tidak presisi lagi akan berakibat ke bearing motor atau pompa.


Ditambahkan Dt. Pulai, jika boleh kita usul agar bisa pasang pompa 2 dengan size yang beda untuk bek up dengan system safety control yg baik. Dari ekonomis dan dagang tentu masyarakat selaku pelanggan tidak kecewa dan pdam pun tidak terlalu rugi, pungkasnya.


Lurah Balai Panjang Wandri, S.Sos ketika dihubungi Rabu (21/07/2021) tengah malam mengatakan, pihak Kelurahan telah melaporkan ke pihak pengelola air minum Tirta Sago Payakumbuh. Pihak pengelola saat ini sedang mencari penyebab terhentinya aliran air ke Kelurahan Balai Panjang. 


Terpisah, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Sago Payakumbuh, Khairul Ikhwan membenarkan adanya kekurangan pasokan aur di kelurahan tersebut. 

"Diinformasikan kepada pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sago Kota Payakumbuh, sehubungan dengan adanya perbaikan Bak Penampung di Sumber Mata Air Balai Panjang. Maka dari itu kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan diperkirakan akan terjadi gangguan aliran air sementara di daerah tersebut,"terang Dirut via WA pribadinya, Kamis (22/07/2021) sore. 


"Oleh karena itu diharapkan bagi pelanggan wilayah terdampak untuk dapat menampung air secukupnya. Aliran air akan kembali normal secara bertahap setelah petugas makukan normalisasi,"pungkasnya.(Ul)