Warga Berrebut Selenggarakan Jenazah Syarfinal Lurah Taratak Padang Kampuang -->

IKLAN ATAS

Warga Berrebut Selenggarakan Jenazah Syarfinal Lurah Taratak Padang Kampuang

Sabtu, 31 Juli 2021
TPU Talawi 

Payakumbuh, fajarsumbar.com --- Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun. 

Jajaran Pemko Payakumbuh berduka cita. Salah seorang pejabat di Pemko Payakumbuh bernama Sarfinal, A.MG (ber NIP. 196309021986031008) yang kini menjabat Lurah Taratak Padang Kampuang dipanggil Sang Khaliq, Jumat (30/07/2021) sekira pukul 17.00 WIB. 


Prosesi pemakaman dilaksanakan Sabtu, (31/07/2021) di perumahan Grya Insan Cendikia, Balai Betung Kelurahan Ompang Tanah Sirah. Duka mendalam tampak dirasakan keluarga besar almarhum di Payakumbuh dan kabupaten Agam. 


Disamping itu, duka mendalam juga tampak dirasakan warga dimana almarhum Sarfinal bertugas, yakni kelurahan Taratak Padang Kampuang (Taratak, Payonibung dan Tambago) serta dimana almarhum berdomisili, yakni Perumahan Grya Insan Cendikia (GIC) kelurahan Ompang Tanah Sirah (Tanjung Anau Balai Betung dan Talawi). Almarhum juga dikenal low profile dan suka bergaul. Almarhum juga pernah menjabat Kasi di Dinkes dikenal suka berorganisasi dan masuk komunitas kedinasan dan sosial. 


Juga tampak pentakziah hadir dari Matur kabupaten Agam, dimana almarhum berkampung halaman. 


Sejak kemaren, ratusan pentakziah hadir di rumah duka disambut istri almarhum, Karlina Sati bersama dua orang anaknya serta keluarga besar almarhum. 


Jenazah almarhum Sarfinal dilepas secara kedinasan oleh Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako Rida Ananda yang hadir bersama Asisten dan kepala BKPSDM L, kepala dinas dan opd, Camat Payakumbuh Utara Desfita Warni, FK Lurah, Ketua KAN, komunitas Hamba Bersatu, Komunitas Gowes Luak Limopuluah, tokoh masyarakat dan pelayat. 


Melepas jenazah almarhum Sarfinal, Sekdako penuh rasa haru sembari tampak meneteskan air mata menyampaikan duka mendalam atas nama Pemko Payakumbuh. 


"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun. Kullu nafsin dzaikatul maut, setiap yang bernyawa pasti mati. Tidak bisa didahulukan dan dikemudiankan. Allah tetapkan dimana kita mati. Intinya, kematian itu adalah kuasa Allah dan tidak bisa diasumsi penyebabnya oleh makhluk. Itu kuasa Allah yang wajib kita imani dan ambil ikhtibarnya bahwa Kita juga bakal mati menyusul almarhum. Kita hanya menunggu antrian dan masa ajal itu akan datang pada kita,"Rida Ananda, awali sambutan. 


Diterangkan Rida Ananda usai pembacaan riwayat dinas almarhum Sarfinal  bahwa pemko Payakumbuh kehilangan pegawai yang dikenal berdedikasi baik serta disiplin dan suka bergaul. 


"Kami kaget dan merasa tidak percaya, setelah mendengar berita duka ini. Namun itu ketentuan Allah. Informasi dari keluarga  almarhum hanya sakit dan dirawat sejak dua belakangan. Almarhum dikenal baik dan disiplin serta pandai bakawan. Buktinya, sebagaimana Kita saksikan hari ini, banyak pelayat. Serta warga dari 2 kelurahan berebut menyelenggarakan jenazah. Termasuk untuk pemakaman. Warga Balai Betung meminta agar almarhum dimakamkan dipandam Tempat Pemakaman Imun (TPU) Balai Betung. Sementara warga Talawi dan Payonibung meminta dimakamkan di TPU Talawi,"sebut Rida Ananda. 


"Semoga Allah menempatkan almarhum di tempat yang mulia, yaitu di syorga,"pungkas Rida Ananda diamini pelayat sembari menyerahkan santunan duka untuk keluarga almarhum. 


Alhasil, jenazah dimandikan dan dikafani di Balai Betung, dishalatkan di Mesjid Hidayah Payonibung serta dimakamkan di TPU Talawi. 


Atas nama keluarga, Karlina Sari (istri almarhum) didampingi anak sampaikan terima kasih kepada Kaur muslim yang telah menyelenggarakan jenazah almarhum. 


"Atas nama kami ucapkan terima kasih kepada semua yang tidak bisa kami sebutkan. Kiranya silaturahim ini tetap terjalin, walau kami sudah ditinggal almarhum. Semoga kegiatan ini dinilai sebagai amal shaleh. Aamiin dan terima kasih,"pungkas Karlina Sari.(Ul)