Beri Bantuan, Negara - Negara ini Siap Menerima Pengungsi Afghanistan -->

Beri Bantuan, Negara - Negara ini Siap Menerima Pengungsi Afghanistan

Rabu, 18 Agustus 2021

 

Orang-orang berkumpul di luar bandara Kabul, Afghanistan 16 Agustus 2021.

London- Menteri Dalam Negeri Inggris, Priti Patel meminta negara-negara lain untuk membantu menerima pengungsi Afghanistan. Inggris berencana menerima hingga 5.000 pengungsi Afghanistan. 


Dilansir dari Daily Telegraph, Selasa (18/8/2021), pemerintah menerima ribuan pengungsi tersebut selama tahun pertama program permukiman baru sebagai bagian dari Kebijakan Relokasi dan Bantuan Afghanistan. Pemerintah akan memprioritaskan perempuan, anak perempuan serta minoritas lainnya.


"Inggris juga melakukan semua yang bisa dilakukan untuk mendorong negara lain untuk membantu. Kami tidak hanya ingin memimpin dengan memberi contoh, kami tidak dapat melakukan ini sendirian", kata Patel, sebagaimana juga dikutip iNews.id.


Dia menambahkan, dalam jangka panjang, program ini bertujuan untuk membantu hingga 20.000 orang pengungsi Afghanistan. 


"Skema Pemukiman Kembali Warga Afghanistan akan menyelamatkan nyawa," katanya. 

Sementara itu, di Benua Amerika, tepatnya di Mekedonia Utara, pemeritah menyatakan akan menerima sekitar 450 pengungsi Afghanistan. Mereka mencari visa untuk memasuki Amerika Serikat (AS).


Makedonia Utara merupakan negara ketiga di Balkan Barat yang telah menyetujui permintaan pemerintahan Presiden AS Joe Biden untuk menerima pengungsi Afghanistan. 


"Dalam misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian, para pengungsi yang akan tiba di Makedonia Utara akan menjadi karyawan dan keluarga karyawan Afghanistan, aktivis dari organisasi hak asasi, jurnalis, penerjemah, pelajar dan pemegang beasiswa," kata pemerintah Makedonia Utara dalam sebuah pernyataan.


Ratusan pengungsi ini diperkirakan akan tiba akhir pekan ini, namun tergantung situasi di bandara Kabul, Afghanistan.


Dikatakan, pemerintah juga akan menerima warga Afghanistan yang telah mendukung pasukan NATO selama 20 tahun terakhir, termasuk kepada militer Makedonia Utara yang menyumbangkan tentara untuk pasukan koalisi pimpinan AS di Afghanistan pada 2002-2008.

Selain Makedonia Utara, Perdana Menteri Albania, Edi Rama dan Presiden Kosovo, Vjosa Osmani juga menyatakan siap menampung sejumlah pengungsi Afghanistan yang tujuan akhirnya ke AS.

Di Makedonia Utara, Albania dan Kosovo, pengungsi Afghanistan harus diperiksa oleh otoritas AS dan akan tinggal sampai dokumentasi untuk visa imigrasi AS diatur. Makedonia Utara dan Albania merupakan anggota NATO.


Selain Makedonia Utara, Albania dan Kosovo, Uganda juga menyatakan akan menerima sementara 2.000 pengungsi Afghanistan. Negara Afrika timur itu memiliki pengalaman panjang menerima orang-orang yang melarikan diri dari konflik. Bahkan saat ini masih menampung sekitar 1,4 juta pengungsi yang sebagian besar dari Sudan Selatan.


"Permintaan itu dibuat kemarin oleh pemerintah AS kepada Presiden Yoweri Museveni. Dia telah memberi izin untuk membawa 2.000 pengungsi (Afghanistan) ke Uganda," kata menteri junior Uganda untuk bantuan, kesiapsiagaan bencana dan pengungsi, Esther Anyakun Davinia, seperti dilansir dari Reuters. 


Dia menambahkan, 2.000 pengungsi akan berada di Uganda selama tiga bulan sampai pemerintah AS memindahkannya. Meski demikian, belum diketahui pasti, kapan pengungsi akan tiba di Uganda. (*)