MTQ Sumbar di Padang Panjang Ditetapkan 12-19 November 2021 -->

IKLAN ATAS

MTQ Sumbar di Padang Panjang Ditetapkan 12-19 November 2021

Selasa, 24 Agustus 2021

 

Peninjauan lokasi pembukaan MTQ Sumbar di GOR Chatib Soelaiman Bancah Laweh.

Padang Panjang, fajarsumbar.com -  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXIX tingkat Sumatra Barat  di Kota Padang Panjang akan dibuka pada Jumat, 12 November mendatang. Penutupan seminggu kemudian pada Jumat, 19 November 2021.


Demikian hasil  rapat bersama tim panitia provinsi dan tim panitia Padang Panjang balaikota Padang, Senin (23/8). 


Tim provinsi diwakili Kabid Penais Zawa Kemenag Sumbar, Yufrizal, S.Ag, MHI dan Kepala Biro Setdaprov diwakili Kabag Agama, Dr. Elsandra Eka Putra. 


Sementara dari panitia kota hadir Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si didampingi Staf Ahli Bidang Pendidikan, Dr. Desmon, M.Pd, Kepala Kemenag Padang Panjang, Drs. Alizar Chan, M.Ag dan OPD terkait di aula BPKD, 


Kepada tim provinsi, Sekdako Sonny selaku ketua pelaksana tingkat kota, menyampaikan pihaknya sudah memulai berbagai persiapan dan berkoordinasi dengan panitia provinsi. Di antaranya penyiapan tempat dan lokasi mimbar utama, acara pembukaan dan penutupan,  acara lomba, penyiapan tempat pemondokan kafilah serta penyiapan logo .


Sony berharap, mengingat waktu yang tersedia untuk persiapan acara berjalan terus, maka ke depan perlu segera ditingkatkan komunikasi intensif dengan panitia provinsi, khususnya terkait dengan SK panitia, dewan juri, hakim dan panitera yang sudah ditandatangani Gubernur Sumbar.


“Saat ini Sekretariat Sementara Panitia di Padang Panjang di Bagian Kesra Setdako. Setelah SK gubernur diterbitkan, sekretariat akan dipusatkan di Islamic Centere Padang Panjang di Kelurahan Koto Katik,” jelasnya.


Sonny berharap, panitia provinsi dapat memfinalkan kebutuhan minimal sarana prasarana MTQ dalam minggu ini, sehingga semua yang masih belum dianggarkan dapat disiapkan anggarannya di Perubahan APBD Kota Padang Panjang 2021. 


Sementara itu, Yufrizal menyambut baik apa yang sudah dimulai persiapannya oleh panitia kota. Saat ini berbagai persiapan di level provinsi juga sedang berproses. Sudah ada beberapa hal yang sudah selesai dan bisa dijadikan acuan, di antaranya tata tertib pelaksanaan MTQ, sistem pendaftaran dan verifikasi online.  


“Terkait dengan pendaftaran dan penilaian yang dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi, maka hari ini Tim IT Provinsi dan Tim IT Kota akan bertemu membahas pembagian tugas dan hal-hal yang perlu disinkronkan dan dipersiapkan bersama,” terangnya.


Ia juga meminta kepada panitia kota untuk fokus pada penyiapan sarana dan prasarana selama pelaksanaan dengan tetap berkoordinasi dengan enam koordinator dari panitia provinsi. Sedangkan menyangkut lomba Bintang Kasidah yang semula pertimbangkan untuk tidak dilaksanakan, telah diputuskan tetap dilanjutkan dengan beberapa revisi pada tata tertib.


Dalam kesempatan itu, Kakankemenag Alizar Chan menyampaikan,  untuk penginapan dewan hakim dipusatkan di Mifan dan Hotel Aulia. Dia mengingatkan, salah satu kunci sukses dalam penyelenggaran MTQ ini adalah pada pembukaan dan penutupan. Mengingat Padang Panjang adalah kota hujan, maka panitia provinsi tentunya sudah punya rencana cadangan untuk menyukseskan acara pembukaan dan penutupan ini. 


Rapat tersebut juga membicarakan tentang penyiapan personel MC di setiap momen lomba. 


Lomba-lomba akan berlangsung di 18 lokasi selama lima hari berturut-turut yang membutuhkan 44 MC yang akan dipergulirkan di setiap cabang lomba. Untuk itu, panitia akan segera menuntaskan rekruitmen calon MC yang rencananya akan diambilkan dari mahasiswa, pelajar dan mantan kafilah MTQ yang sudah pernah mengikuti cabang lomba Syahril Quran. Selanjutnya calon MC yang sudah terpilih nanti, akan diberikan pelatihan dan diujicobakan di lokasi-lokasi lomba.


p6eserta rapat kemudian melakukan tinjauan lapangan ke lokasi-lokasi penting pelaksanaan MTQ seperti GOR Bancah Laweh sebagai lokasi untuk mimbar utama, acara pembukaan dan penutupan, Masjid Islamic Centere dan Mifan. (syam)