Padang Panjang Peringkat Tiga Terbaik Implementasi ETP di Sumbar -->

IKLAN ATAS

Padang Panjang Peringkat Tiga Terbaik Implementasi ETP di Sumbar

Selasa, 31 Agustus 2021
Wakil Walikota Padang Panjang menerima penghargaan terbaik tiga implementasi ETP Sumbar.


Padang Panjang - Padang Panjang meraih peringkat ketiga terbaik sebagai daerah yang mengimplementasikan Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) di Sumbar. 


Hal tersebut disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumbar, Dadang Arief Kusuma pada Rapat Koordinasi Program Kerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Semester II Tahun 2021, Senin (30/8), di Padang yang dibuka Gubernur Sumbar, H. Mahyeldi Ansharullah, SP.


Wakil Walikota Padang Panjang, Drs. Asrul dalam pertemuan itu  menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut.  


Menurutnya, ETP berpotensi meningkatkan PAD melalui sistem monitoring pajak dan retribusi daerah serta pelaporan yang efektif. 


"Kita berharap ETP ini bisa membuat keuangan daerah lebih baik lagi dan lebih menyentuh kesejahteraan masyarakat,” katanya didampingi Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Dr. Winarno, ME.


Wawako Asul berharap apa yang diraih itu bisa ditingkatkan. 


"Harapan kita bagaimana bisa mempertahankan. Kalau bisa ditingkatkan. Kalau dilihat dari presentase yang dimiliki, 78,8 persen dari penerimaan pajak dan retribusi. Masih ada retribusi  bidang kesehatan yang sedang diproses. Saya berharap akhir tahun bisa mencapai 100 persen," katanya.


Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi mengatakan, digitalisasi merupakan keharusan dan bagian dari visi misi  Pemprov Sumbar. Digitalisasi hendaknya tak hanya menyentuh sektor keuangan, akan tetapi berbagai hal termasuk pelayanan kesehatan.


Dirinya juga mendorong semua daerah di Sumbar saling berpacu menciptakan inovasi digitalisasi. "Kami mendukung penuh digitalisasi ini," ujarnya.


Adapun lima besar daerah terbaik implementasi ETP itu adalah Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, Kabupaten Sijunjung, dan Kota Bukittinggi.  (syam)