Peternak Sapi Perah Padang Panjang Sampaikan Aspirasi Kepada Wagub -->

Peternak Sapi Perah Padang Panjang Sampaikan Aspirasi Kepada Wagub

Rabu, 04 Agustus 2021

Wagub Sumbar, Audy Joinaldi ketika melihat dari dekat peternakan sapi perah di Padang Panjang.


Padang Panjang - Kunjungan Wakil Gubernur Sumbar, Ir. Audy Joinaldi ke Koperasi Mersi, sebuah koperasi peternak susu sapi perah di Kelurahan Ganting, Kecamatan Padang Panjang Timur (PPT) dan Rumah Susu di Kelurahan Bukit Surungan Kecamatan Padang Panjang Barat (PPB),  Rabu (4/7), dimanfaatkan peternak untuk menyampaikan  aspirasi.  


Di antaranya, para peternak berkeinginan memiliki mesin Ultra High Temperature (UHT) dan Homoginizer. 


Aspirasi itu disampaikan Ketua Koperasi Mersi, Ridwansyah yang juga didengar langsung Walikota, H. Fadly Amran. 


Menanggapi itu, Wagub Audy mengatakan akan meninjau hal itu. "Memang ada beberapa hal yang harus dilengkapi.  Contohnya butuh homogenisasi susu dan UHT yang biayanya cukup tinggi. Nanti kolabarasilah dengan Pak Wali di Padang Panjang. Di Provinsi sudah ada UHT, nanti kita lihat, bisa tidak ditempatkan di Padang Panjang," katanya.


Wagub mengakui Padang Panjang sebagai pionir usaha sapi perah di Sumbar sejak 1981 silam. 


"Ternyata sejarahnya, tahun 1981 sapi perah mulai masuk di Sumbar. Jadi memang pionir sapi perah di Sumbar yaitu di Padang Panjang," ujarnya.


Sementara Wako Fadly mengapresiasi kunjungan Wagub Audy. Mudah-mudahan aspirasi dari peternak kita, di antaranya homogenisasi susu, packagingnya, mesin UHT-nya, bisa dibantu Pemerintah Provinsi. Sehingga produk susu Kota Padang Panjang bisa kita pasarkan jauh lebih besar dari yang sekarang. 


Ridwansyah menjelaskan, produksi susu sapi mencapai 400 liter/hari  dari 25 peternak yang tergabung dalam koperasi ini. Konsumen dari berbagai daerah di Sumbar. 


"Kita sudah sampai ke Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Dharmasraya, Sijunjung dan daerah lain di Sumbar termasuk di luar provinsi seperti Jambi dan Riau," ujarnya.


Dari kunjungan Wagub Audy dan Wako Fadly, Ridwansyah menyampaikan harapan agar Padang Panjang menjadi sentra pengolahan susu, dan pengembangan sapi perah.


 "Kalau bisa memang terfokus ke Padang Panjang. Karena memang Padang Panjang pionir Sapi perah sejak 1981. Kalau bisa ada industri susu di sini, susu UHT, susu homogenizer. Bisa jadi ke depannya Padang Panjang jadi pusat pengolahan susu. Itu harapan kita," pungkasnya. (syam)