Prospek Ekonomis Kambing Etawa Sangat Bagus -->

Prospek Ekonomis Kambing Etawa Sangat Bagus

Jumat, 06 Agustus 2021

 

Wagub Sumbar Audy Joinaldy dan Wabup Tanah Datar Richi Aprian, saat berada di areal peternakan kambing etawa milik Boncah Utama di Barulak, Tanjung Baru.(ist)


Tanah Datar - Kambing etawa memiliki prospek bagus dari sisi ekonomi. Selain tingginya permintaan daging konsumsi, kambing etawa juga menghasilkan susu dan pupuk kandang.


Demikian dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy, Rabu (4/8), saat melakukan kunjungan ke peternakan kambing etawa milik PT Boncah Utama di Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar.


Wagub menyebut, mencermati perkembangan peternakan kambing etawa sejak lama,  dia optimis, hal itu akan dapat menjadi kekuatan ekonomi bagi masyarakat dan daerah, Tanah Datar khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya.


‘’Peternakan kambing etawa memiliki prospek yang besar untuk dikembangkan, karena tidak hanya bisa untuk pembibitan dan pedagang, tetapi juga produksi susu perah dan pupuk kandang. Pupuk kandang itu dari pengolahan kotoran dan urine,’’ kata Audy.


Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar, Richi Aprian yang mendampingi wagub menyatakan, pihaknya ber terima kasih atas kunjungan wagub beserta rom bongan ke Luak Nan Tuo, harapannya akan mendapat dukungan dan program pemerintah provinsi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


Pengembangan kambing etawa, ujarnya, terbukti memiliki prospek bagus sebagaimana telah dicontohkan Agrowisata Boncah Farm yang dikelola PT Boncah Utama itu. Ke depan, sebutnya, Tanah Datar tentu akan bisa lebih maju di sektor peternakan, bila mendapat dukungan dari semua pihak, terutama Pemprov Sumbar dan investor. ‘’Bukan hanya kambing, peternakan di Tanah Datar juga cocok untuk sapi, itik, dan lain-lain,’’ kata Richi.


Boncah Utama

Boncah Utama. Itu adalah nama sebuah perusahaan yang didirikan HM. Djamil Baridjambek di Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru. Beberapa tahun lalu, kawasan yang dikelola perusahaan ini, merupakan basis dari usaha peternakan kambing sistem plasma yang dikenal sebagai kelompok Boncah Raya.


Mulanya, pemerintah melalui Menteri Sosial RI memberi bantuan bibit kambing untuk dikembangkan masyarakat yang jadi anggota kelompok. Mereka menggunakan metode plasma di bawah bimbingan manajemen kelompok Boncah Utama. Lebih dari seribu ekor kambing telah dibagi-bagikan kepada masyarakat, pada waktu itu. Akan tetapi, sebagaimana pengakuan Baridjambek, masyarakat tidak dibekali oleh pemerintah dengan pengetahuan yang cukup tentang beternak kambing. Akibatnya, usaha pengembangan kambing bantuan itu tidak membuahkan hasil maksimal.


Beranjak dari pengalaman itu, Baridjambek dengan dukungan banyak pihak mengembangkan kawasan Boncah Utama sebagai pusat pelatihan peternakan kambing di Sumbar. Para peternak yang ingin mencoba peruntungan di bidang ini, diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan di sana.


Bukan hanya pelatihan, Boncah Utama juga dikembangkan sebagai pusat pembibitan ternak kambing. Sebagaimana diamanatkan Dinas Peternakan Sumbar, lembaga ini diberi kewenangan memberi sertifikasi atas bibit kambing yang akan diternakkan masyarakat Sumbar. Selain kualitasnya terjamin, anak kambing yang dihasilkan dari Boncah Utama diharap menjadi kambing unggul yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat di masa mendatang.


Boncah Utama telah memainkan perannya yang amat penting dalam pengembangan peternakan kambing. Selain melatih peternak dan menyediakan bibit tersertifikasi, Boncah Utama juga menampung susu kambing yang dihasilkan dari peternakan warga untuk diolah, sehingga menjadi susu berkualitas tinggi yang dipasarkan ke berbagai kota di Sumatra. (Mus)