Cegah Stunting dengan 5 Pilar STBM -->

IKLAN ATAS

Cegah Stunting dengan 5 Pilar STBM

Senin, 13 September 2021

 

Sosialisasi 5 Pilar STBM se-Kecamatan Padang Panjang Barat, Senin (13/9/21).


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Setelah menggelar acara serupa di Kecamatan Padang Panjang Timur, Dinas Kesehatan (Dinkes) kembali menggelar Sosialisasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kecamatan Padang Panjang Barat,  serta beberapa anggota dari Forum Kota Sehat Padang Panjang, Senin (13/9/21).


Bertempat di salah satu hotel di Kelurahan Siliang Baqah, acara ini menghadirkan, drg. Ahmad Mardanus, M.Kes dari Dinkes Sumbar dan Kasi Kesehatan Lingkungan, Keselamatan Kerja dan Olahraga Dinkes Padang Panjang, Novriza Yulida, SKM, MPH sebagai narasumber.


Ahmad Mardanus menyampaikan, STBM terdiri dari  5 pilar kegiatan. Yaitu stop buang air besar sembarangan (Stop BABS), mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (PAM-RT), pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.


"Air dan sanitasi merupakan kebutuhan utama masyarakat yang sangat penting guna terpenuhinya kualitas air minum dan sanitasi yang layak. Jika hal tersebut terpenuhi, peningkatan produktivitas masyarakat pun akan terjadi. Namun sebaliknya, ketika kualitas air dan sanitasi buruk, akan berdampak timbulnya berbagai macam penyakit. Stunting salah satunya," katanya.


Ia menambahkan, pencegahan stunting dengan menjalankan dan mengampanyekan lima pilar STBM ke masyarakat lebih gencar lagi.


Sementara  Novriza menyebutkan, tujuan sosialisasi ini guna meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap warga agar terwujud derajat kesehatan yang optimal.


Menurutnya, pilar pertama dalam STBM, yakni stop buang air besar sembarangan, sudah dilakukan seluruh masyarakat yang ada di Kota Padang Panjang. Sementara untuk pilar selanjutnya, belum semua masyarakat kita memahami hal tersebut.


"Pengelolaan sanitasi yang buruk akan mengakibatkan berbagai penyakit seperti diare, dan stunting yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak," jelasnya


Stunting merupakan hambatan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan gizi secara kronis, infeksi penyakit yang berulang, dan kurangnya stimulasi psikososial.


"Stunting dapat menyebabkan hambatan perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan,” terangnya.


Ke depan, katanya, Dinkes akan memfokuskan pelaksanaan pemicuan STBM di puskesmas bagi keluarga yang belum punya jamban sehat, pemeriksaan kualitas air minum (bakteriologis dan kimia) depot dan rumah tangga yang menunjang pilar kedua dalam STBM.


Dia berharap,  TP-PKK dan Forum Kota Sehat bisa bermitra dalam mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai kota sehat, dan seluruh warga memahami pentingnya penerapan 5 pilar STBM ini.


Ditambahkannya, kegiatan ini bisa berhasil apabila mendapat dukungan semua lintas sektor yang terkait. Sehingga dibutuhkan kolaborasi dari pihak-pihak penting yang menjadi tokoh kunci di tengah masyarakat.


"Karena sanitasi merupakan urusan bersama. Tidak lagi terbatas hanya sebagai wewenang dari satu dinas tertentu, tetapi sudah meluas ke berbagai penggiat yang ada, baik di pemerintahan maupun non-pemerintahan," tuturnya. (syam)