Eri Hendri : Mari Kita Bersama-sama Bangun Kampung Kita Saruaso -->

Eri Hendri : Mari Kita Bersama-sama Bangun Kampung Kita Saruaso

Kamis, 30 September 2021

 

Anggota DPRD Eri Hendri menerima hasil musrenbang dari Wali Nagari Saruaso, Rabu (29/9) 


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Wali Nagari Saruaso Agusrimayanto, A.Ma, Pd, SH membuka secara resmi Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Nagari, di Aula Kantor Wali Nagari Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas, Rabu (29/09/2021).


Musrenbang ini dihadiri anggota DPRD Tanah Datar Eri Hendri, OPD terkait, Camat Tanjung Emas bersama Forkopimca, Ketua KAN, BPRN dan anggota, Ninik Mamak, Bundo Kandung, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya. 


Wali Nagari dalam paparannya katakan, dari sejumlah pagu anggaran yang tersedia untuk tahun 2021, sebahagian sudah dapat dicairkan dan sebahagian lagi masih pencairan dana selanjutnya, sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.


Dikatakannya, Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan dengan Pagu Dana Rp.1.212.264.445,- Bidang Pelaksanaan Pembangunan Nagari dengan Pagu Dana Rp.748.626.186,- Bidang Pembinaan Kemasyarakatan dengan Pagu Dana Rp.235.517.400,- serta Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp.115.417.600,- hingga sekarang belum terealisir.


Sementara berkaitan dengan Bidang Penanggulangan Bencana dan Kedaruratan dengan Pagu Dana Rp.754.490.139,- yang dibagi dalam bentuk Penyaluran BLT Covid 19 dengan Pagu Dana Rp.601.200.000,- sudah terealisasi sebanyak Rp.449.400.000,- sehingga tersisa untuk tiga bulan pencairan. 


Selanjutnya, untuk Penyaluran Sembako Covid 19 dengan Pagu Dana Rp.20.000.000,- sudah terealisasi sebanyak Rp.9.200.000,- sehingga tersisa sebesar Rp.10.800.000,- serta Pembiayaan (Penyertaan Modal ke Bumnag) dengan pagu dana Rp.100.000.000,- sudah terealisasi semuanya. 


Camat Tanjung Emas Zulkifli Idris dalam kesempatan tersebut menekankan, Wali Nagari dan perangkat Nagari harus dapat menyiapkan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Nagari Saruaso paling lambat 30 September 2021, karena merupakan tugas rutin, dulunya sering terlambat, pada hal kantor Bupati dekat, setelah diteliti ternyata kelemahan malas membaca Undang-Undang.


Sementara Anggota DPRD Tanah Datar Eri Hendri memberikan pandangannya, yang pada dasarnya mengingatkan Wali Nagari agar tidak salah dalam penempatan anggaran, gunakan anggaran untuk kegiatan yang dibutuhkan atau skala prioritas, jika terjadi kesalahan penempatan, maka dana tidak bisa dicairkan, kalau tetap dipaksakan akan berurusan dengan penegak hukum. Juga pastikan lokasi yang akan kita kerjakan untuk kegiatan pembangunan, jangan nanti setelah selesai pembangunan terjadi gugatan dari masyarakat tentang masalah tanah. 


"Mari kita bersama-sama membangun kampung kita Saruaso, kalau kemampuan APBD kita harapkan tidak cukup untuk membangun Saruaso, jadi kita lagi masyarakat Saruaso bahu membahu membangun Saruaso," harap Eri Hendri.(fdy)