Mutu Aspal Buruk Mudah Mengelupas, Kadis PUPR Sijunjung Beri Penjelasan -->

Mutu Aspal Buruk Mudah Mengelupas, Kadis PUPR Sijunjung Beri Penjelasan

Rabu, 29 September 2021


Kadis PUPR Sijunjung Ir. Budi Syafarman ST.MT tengah saat memberikan keterangan pers di aula Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung.


Sijunjung, fajarsumbar.com - Kadis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kabupaten Sijunjung beri keterangan terkait buruknya pekerjaan peningkatan jalan di Tanjung Kaling - Mudiak Imuk, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, Rabu (29/9/2021).


Pekerjaan jalan menelan anggaran Rp6 miliar lebih, menjadi viral di media sosial (medsos) maupun media cetak karena materialnya seperti aspalnya mudah dibongkar dan mudah terkelupas.


"Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung perlu menjelaskan informasi yang terkait dengan pekerjaan tersebut," kata Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Ir.Budi Syafarman ST.MT, saat memberikan keterangan pers di aula Dinas PUPR.


Jumpa pers itu juga dihadiri Sekretaris PUPR Sarwo Edi, SH, Dainis Suryani, ST. Rizal Efendi. SE, Direktur PT Shadewa Lindo dan lainnya.


Menurut Budi, Dinas PUPR Sijunjung perlu menjelaskan informasi yang terkait dengan pekerjaan dimaksut, karena pekerjaan itu masih dalam tanggung jawab dari PT Shadewa.


Dan terkait hal itu Dinas PUPR Sijunjung yang diwakili oleh PPK, PPTK dan pengawas telah mengambil sampel untuk dilakukan uji mutu terhadap aspal tersebut. Pada laboratorium uji mutu bahan dan konstruksi Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat.


"Saya sudah melakukan instruksi kepada pengawas lapangan, dan pengawas mutu pekerjaan bersama GS PT. Sadewa diminta untuk meninjau lapangan bersama pada lokasi pekerjaan yang mutunya tidak sesuai dengan ketentuan untuk selanjutnya dibongkar dan diganti," ujarnya.


Dinas PUPR Sijunjung telah beberapa kali melaksanakan pertemuan dengan GS. PT Shadewa guna membahas dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan yang telah dilaksanakan, dan setiap pertemuan selalu memberikan instruksi ataupun masukkan dan saran agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan selalu menjaga mutu.


Karena saat ini pekerjaan masih dalam masa konstruksi dan setelah dikonfirmasi pada rekanan dan mereka berjanji akan memperbaiki pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak. 


"Kami berterima kasih kepada rekan rekan media yang telah melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pekerjaan ini, dan menjadi informasi yang sangat berguna dalam menjaga mutu dan kualitas pekerjaan yang sedang dilakukan," ujarnya.(def)