Nyaris Makan Korban, Dua Tiang Listrik Komplek Griya Elok Patah -->

Nyaris Makan Korban, Dua Tiang Listrik Komplek Griya Elok Patah

Senin, 27 September 2021

Tiang listrik yang patah persis di sebelah barat Pos Satpam, Komplek Griya Elok, Batuang Taba Nan XX, Kecamtan Lubeg, Kota Padang, Senin (27/9/2021). (fatih saadi)


Padang, fajarsumbar.com - Dua batang tiang listrik di Komplek Griya Elok, Kelurahan Batuang Taba Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) patah sekira pukul 13.00, Senin (27/9/2021). Peristiwa itu nyaris makan korban.


Akibatnya warga komplek Griya Elok tidak bisa menggunakan listrik. Masih untung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun nyaris menimpa pos satpam. Sampai berita ini ditulis dan ditayangkan, petugas PLN belum datang ke lokasi. Warga komplek sudah memberi tahu kejadian tersebut lewat pengaduan ke pihak PLN Rayon Lubuk Begalung. 


Patahnya tiang listrik beton tersebut, mengejutkan warga karena tidak ada angin dan tidak ada pula hujan. Tiang listrik yang patah tersebut berdiri sebelah barat pos satpam, satu lagi juga sebelah barat Gang C1/5.  Dugaan sementara peristiwa itu, karena beratnya beban kabel, sehingga tiang itu tidak kuat menahan, akhirnya tumbang.


Menurut Ketua RT 003 /RW 007, Kelurahan Batuang Taba Nan XX, Tomy yang berada di lokasi menyebutkan, akibat peristiwa itu warga terpaksa tidak bisa memanfaatkan aliran listrik sementara waktu. "Warga sudah memberitahu kepada petugas PLN, semoga secepatnya petugas memperbaiki, sehingga nanti malam kita tidak bergelap-gelap," ujarnya.


Pantauan fajarsumbar.com, patahnya dua tiang beton tersebut, kabel listrik berserakan di lokasi, puluhan warga menyaksikan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terpaksa jalan dua jalur di depan pos satpam terpaksa ditutup sementara. 


Arus lalulintas dialihkan ke komplek Griya Elok Tahap III, karena di lokasi tersebut kabel listrik membentangi sepanjang jalan tersebut. "Jalan terpaksa kami tutup sementara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Roby salah seorang satpam yang kebetulan dinas siang di komplek tersebut. 


Warga yang mendatangi lokasi itu mengabadikan momen yang langka itu dengan menggunakan hand phone android mereka. "Semoga pihak PLN dapat memperbaikinya secepat mungkin, sehingga kita tidak bergelap-gelapan dan kepanasan pada lama hari nantinya," harap Sjafrin Noer warga komplek tersebut. (ab)