Tim Museum Keliling Sawahlunto Sambangi SMPN 1 Batusangkar -->

Tim Museum Keliling Sawahlunto Sambangi SMPN 1 Batusangkar

Sabtu, 25 September 2021
Tim Museum Keliling Sawahlunto saat memaparkan materi tentang beberapa museum yang terdapat di Kota Sawahlunto.


Batusangkar, fajarsumbar.com - Tim Museum Keliling Kota Sawahlunto Dinas Kebudayaan Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman menyambangi SMPN 1 Batusangkar guna mengedukasi siswa-siswi tentang sejarah peninggalan kolonial Belanda yang terdapat di beberapa museum di Kota Sawahlunto, Sabtu 25 September 2021.


Bertema 'Mengenal Museum Lebih Dekat Sebagai Warisan Budaya Dunia', siswa-siswi SMPN 1 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar ini tampak antusias untuk mengikuti penyampaian materi Tim Museum Keliling Sawahlunto.


Mengenal beberapa museum di Kota Sawahlunto, Tim Museum Keliling Sawahlunto menerangkan 6 museum, seperti Museum Goedang Ransoem, Museum Situs Lubang Tambang Batubara Soero, Museum Kereta Api, Museum Musik, Museum Tari hingga Museum Seni Rupa sehingga Sawahlunto menjadi pusat Kota Warisan Dunia UNESCO.


Foto bersama usai kegiatan.


Kepala Sekolah SMPN 1 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Yuhardi, S.Pd., M.M mengucapkan terimakasih banyak kepada Tim Museum Keliling Sawahlunto yang telah berkunjung dan memberikan sosialisasi kepada siswa-siswi di sekolah yang dipimpinnya.


"Semoga apa yang diberikan oleh Tim Museum Keliling Sawahlunto kepada anak-anak didik kami, dapat mengetahui sekaligus pemicu untuk anak-anak kami untuk berkunjung ke Sawahlunto nanti," ungkapnya usai kegiatan.


Sahsa Nabila dan Sri Nazwa El Iffah siswi kelas IX SMPN 1 Batusangkar.

Yuhardi sangat mengapresiasi kepada pihak pemerintah Kota Sawahlunto yang datang ke sekolah-sekolah, dan ini positif sekali menurutnya. "Semoga program ini terus berlanjut dan kami akan berkunjung ke Sawahlunto secara bersama-sama. Ini positif sekali yang dilakukan oleh Tim Museum Keliling Sawahlunto yang langsung terjun ke sekolah-sekolah," katanya lagi.


Sejauh ini, sambung Yuhardi, di Sumatera Barat sangat banyak sekali cagar budaya yang berhubungan dengan keminangkabauan. Untuk Sawahlunto, sudah terkenal sejak dulu kala. Sebagai contohnya seperti 'Raja Batubara'.


"Itulah yang kita ketahui selama ini tentang Kota Sawahlunto sebagai penghasil Batubara terbanyak di Sumatera Barat pada zamannya. Kami berharap kepada Tim Museum Keliling Sawahlunto agar dapat terus bekerjasama dengan sekolah kami ini," harapnya kemudian.


Sahsa Nabila, siswi kelas IX.5 SMPN 1 Batusangkar juga mengapresiasi Tim Museum Keliling Sawahlunto. Menurutnya kegiatan ini sangat membantu untuk menambah wawasan yang mana sejak pandemi Covid-19 melanda banyak ilmu yang hilang. 


Kepala Sekolah SMPN 1 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Yuhardi, S.Pd., M.M saat diwawancarai fajarsumbar.com. 


"Saya lebih banyak tahu tentang museum di Kota Sawahlunto. Dan harapannya, progam ini dapat menjangkau ke semua daerah yang lebih luas lagi," ucapnya.


Senada, Sri Nazwa El Iffah siswi kelas IX.6 ini juga bersemangat mengikuti program Tim Museum Keliling Sawahlunto. "Pokoknya sangat senang dengan kegiatan ini, apalagi sejak pandemi ini saya tidak dapat kemana-mana. Hal ini menambah wawasan saya untuk lebih mengenal tentang sejarah dan sekaligus dapat berkunjung langsung ke Kota Sawahlunto," ungkapnya bersemangat. (ton)

(foto-foto Bubuik/anton)