PWI Agam Gelar Pelatihan Menulis di SMAN 1 Tanjung Mutiara -->

PWI Agam Gelar Pelatihan Menulis di SMAN 1 Tanjung Mutiara

Sabtu, 23 Oktober 2021

 

Siswa peserta safari jurnalistik foto bersama pengurus PWI Agam


Lubuk Basung, fajarsumbar. com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam kembali gelar safari jurnalistik di sekolah - sekolah. Dalam rangka mengenalkan dunia jurnalis, sekaligus memberikan pelatihan dasar menulis bagi generasi muda. 


Sebanyak 27 0rang siswa/siswi SMAN 1 Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat kali ini mendapat pelatihan dari pengurus dan anggota PWI Kabupaten Agam, Sabtu (22/11).


"Kita akan menjadikan ini sebagai ekstra kurikuler dan akan kita bahas nantinya," kata Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 1 Tanjung Mutiara, Sarwin saat pelatihan jurnalistik di sekolah itu.


Ia mengatakan ilmu jurnalistik ini sangat penting bagi siswa karena dapat digunakan dalam penulisan yang ditempel di majalah dinding, menulis skripsi saat kuliah dan lainnya.


Selain itu, bisa juga dijadikan sebagai profesi sebagai wartawan nantinya.


"Goresan tulisan wartawan sangat ditakuti para pejabat," katanya.


Ketua PWI Agam, Mursyidi menambahkan terobosan sekolah dalam memasukan penulisan berita ke ekstra kurikuler ini dalam memantabkan dan kemudahan bagi siswa dalam mengembangkan ilmu jurnalistik.


"Kami siap memberikan bantuan ke SMAN 1 Tanjung Mutiara untuk melatih siswa dalam penulisan berita," katanya.


Ia menambahkan, pelatihan jurnalistik itu merupakan rangkaian program safari jurnalistik PWI Agam dalam menyongsong Hari Pers Nasional (HPN) di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 2022.


Pelatihan itu diadakan di 15 sekolah dan dua organisasi pemuda. Kegiatan itu semenjak Oktober 2021 sampai Januari 2021.


"Moto pelatihan hari ini belajar, hari ini bisa dalam menulis berita," katanya


Anggota DPRD Agam, Gema Saputra mengapresiasi dan mendukung program yang dilakukan PWI Agam dalam membekali siswa dalam ilmu jurnalistik.


Ini sangat bermanfaat bagi siswa dan program itu diharapkan berkelanjutan.


"Kita berharap kegiatan tidak sampai disini, namun berkelajutan," katanya(Yanto)