Ada 'Naga' di Langit Padang Panjang -->

Ada 'Naga' di Langit Padang Panjang

Kamis, 25 November 2021

Layangan naga hasil karya Febi salah seorang mahasiswa ISI Padang Panjang.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Rabu sore (24/11) cuaca di Kota Padang Panjang cerah.  Kota yang biasanya sungkup mendung --karena memang terletak pada kawasan pegunungan dengan curah hujan yang cukup tinggi mencapai rata-rata 3.295 mm/tahun--, menampakkan keelokannya. 


Langit sore menjelang senja Padang Panjang merona karena dihiasi sinar jingga yang melukis cakrawala dari ufuk barat. 


Kondisi ini kemudian dimanfaatkan Febi Alwardi (21) untuk menerbangkan layang-layang naga hasil karya. 


Wajah Febi, mahasiswa semester 5 Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang ini tampak berseri ketika membentangkan bagian demi bagian tubuh layang-layang naga yang panjangnya mencapai 40 meter  di Lapangan Anas Karim, bersebelahan dengan Pasar Kuliner Padang Panjang. 


Kebahagian Febi bertambah tatkala  layangan karyanya itu mencuri perhatian belasan anak-anak dan sejumlah lelaki dewasa yang kemudian turut membantu proses pembentangan layangan naga tersebut 


Senyuman merekah dari wajah anak-anak yang secara berjarak mengangkat tubuh layang-layang naga yang terbuat dari kerangka bambu dan tali yang diselimuti dengan kain parasut tersebut, menjadi cita-cita seniman muda ini dalam menciptakan karyanya. 


Febi memegang tali yang diikatkan ke bagian kepala naga dan kemudian berlari sembari menarik-ulur tali agar naganya terbang semakin tinggi. 


Anak-anak bersorak-sorakan tatkala layang-layang naga itu meliuk-liuk menampilkan keelokan perpaduan warna hijau kuning dan merah yang memenuhi bagian tubuhnya di udara. 


Sejumlah lelaki dewasa tampak memperhatikan dari kejauhan. Agaknya sedang bernostalgia kembali ke masa di mana mereka masih berlari-larian di lapangan bermain layangan. 


Karya Febi ini ternyata memotivasi Aldo (13) untuk menciptakan layang-layang kreasi dengan bentuk yang serupa. 


Febi melalui karyanya ingin memotivasi anak-anak dan kaum muda di Padang Panjang dapat menciptakan karya yang serupa atau bahkan lebih, yang dapat melestarikan permainan layang-layang terkhususnya layang-layang kreasi. (syam)