Seminar Alquran dan Bazaar UMKM bakal Meriahkan MTQ Sumbar di Kota Padang Panjang -->

Adsense-ATAS

Seminar Alquran dan Bazaar UMKM bakal Meriahkan MTQ Sumbar di Kota Padang Panjang

Kamis, 11 November 2021
Sebahagian awak media cetak, online dan elektronik yang mengikuti jumpa pers menjelang MTQ Sumbar ke-39 di balaikota Padang Panjang, Kamis (11/11).


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Pelaksanaan MTQ Sumatera Barat yang akan dilaksanakan 12-19 November di Padang Panjang juga akan dimeriahkan dengan berbagai iven. 


Di antaranya Seminar Alquran dan bazaar UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah) yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga kota.


“Kami berharap masyarakat dari dalam maupun luar Padang Panjang, bisa ikut serta meramaikan dan menyukseskan MTQ ke-39, terbuka untuk umum dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang berlaku,” kata Walikota Fadly Amran, dalam konferensi pers bersama para awak media balaikota Padang Panjang, Rabu (11/11). 


Dikatakannya, dengan 13 cabang perlombaan dan diikuti seluruh peserta perwakilan kota dan kabupaten se-Sumbar, panitia dan stakeholder saat ini terus mengoptimalkan segala sesuatu dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ.


Setelah menunggu selama  33 tahun lamanya, pembukaan MTQ di Padang Panjang, lanjut Fadly, akan berlangsung Sabtu malam (13/11) di lapangan GOR Chatib Sulaiman, Bancah Laweh.


“Alhamdulillah untuk MTQ ke- 39 ini dilaksanakan di Padang Panjang sebagai tuan rumah. Untuk persiapan saat ini terus dioptimalkan di segala sisi. Baik tempat, pelayanan peserta, dewan hakim dan juga kafilah 19 kabupaten/kota kota,” jelasnya.


Pelaksanaan MTQ ini, katanya lagi, juga akan memberikan dampak  perekonomian warga kota. Selain dampak ekonomi, dampak positif lainnya juga akan dirasakan masyarakat nantinya.


“Kita adakan bazaar UMKM dengan 18 stand yang diperuntukan untuk UMKM Padang Panjang. Di samping itu juga ada rumah warga yang dijadikan tempat menginap untuk  kafilah. Mudah-mudahan adanya iven ini, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujarnya.


Pihaknya juga mewajibkan vaksinasi bagi kafilah yang ikut dalam pelaksanaan MTQ ke-39 ini.


 “Pemberitahuan ini sebelumnya sudah kita informasikan jauh-jauh hari kepada para peserta. Jadi sudah semestinya hal ini dapat dimengerti bersama,” tambahnya.


Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama, Drs. Alizar Chan, M.Ag menjelaskan, perhelatan MTQ ini akan diikuti  2.027 orang. Terdiri dari 1.159 peserta dan official 868. 


“Untuk cabang lomba, ada  13. Namun di dalam cabang itu, juga terdapat golongan-golongannya. Sehingga menjadi 73 lebih cabang perlombaan,” jelasnya.


Untuk persiapan, lanjutnya, H-2 menjelang perhelatan MTQ sudah mencapai 90%. Itupun didominasi di lokasi tertentu. Bukan tidak bisa 100% clear, tapi memang ada peralatan tertentu yang belum bisa sepatutnya dipasang.


“Contohnya peralatan penunjang seperti IT, laptop dan sebagainya, itu H-1 baru dipasang. Karena setelah barang ini dipasang, harus yang ada yang menjaganya. Satu lagi karena besok berhubung hari Jumat, jadi untuk dekorasi itu belum kita pasang, karena takutnya mengganggu kenyamanan jamaah jumatan. Sedangkan untuk infrastruktur dan SDM, insyaa Allah sudah siap,” katanya.


Jumpa pers yang dipandu Kepala Dinas Kominfo, Drs. Ampera, M.Si tersebut, juga diikuti Sekretaris Daerah Kota, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, dan pejabat teras Pemko. (syam)