Berpakaian Adat Daerah Ketua DPRD Buka Sidang Paripurna, Paparkan Sejarah Pemekaran Solsel -->

Adsense-ATAS

Berpakaian Adat Daerah Ketua DPRD Buka Sidang Paripurna, Paparkan Sejarah Pemekaran Solsel

Sabtu, 08 Januari 2022
Usai Sidang Paripurna Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati Solok Selatan dan ketua DPRD, Wakil ketua, sekwan dan undangan lainya foto bersama. 


Solsel, fajarsumnar.com - Pemandangan yang indah saat pelaksanaan Sidang Paripurna di DPRD Solok Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan memakai pakaian adat, lebih menariknya Wakil Gubernur Sumbar Audy Joynaldi juga ikut berpakaian adat. 


Rapat Paripurna DPRD digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten ke–18 tahun 2022, dengan semangat maju bersama wujudkan Solok Selatan sejahtera untuk semua. 


Ketua DPRD Zigo Rolanda menyampaikan sejarah berdirinya kabupaten melewati perjuangan yang panjang. Delapan belas tahun lalu, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat Solok Selatan.


Perjuangan ini dimulai dari Konferensi Timbulun Tahun 1950-an, digerakkan oleh Kamarudin DT. Nan Peta selaku Camat Sangir saat itu. Adapun usulan nama kabupaten adalah Sehiliran Batang Hari. Dilanjutkan dengan konferensi di Muara Labuh tahun 1968, sampai dengan pembentukan Badan Penggerak Pembentukan Kabupaten Solok Selatan (BP2KS2) tanggal 15 maret 2002.


Upaya-upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Pasaman Barat pada tanggal 18 desember 2003, dan pada tanggal 7 Januari 2004 Kabupaten Solok Selatan diresmikan di Jakarta oleh Mendagri sebagai sebuah kabupaten baru di Indonesia.


Momentum peringatan hari jadi Kabupaten Solok Selatan yang ke-18 dapat dijadikan evaluasi terhadap kinerja Tahun 2021, sehingga dapat bersiap dengan perencanaan yang terukur dan terstruktur demi Solok Selatan Maju dan Sejahtera.


Selaku mitra kerja pemerintah, DPRD mengapresiasi kinerja pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Karena saat ini Bupati berupaya untuk mengembangkan berbagai potensi wisata. Dari segi pengelolaan keuangan daerah, dimana pemerintah daerah telah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian selama lima kali berturut-turut. Dalam bidang kesehatan, melebihi target vaksinasi nasional juga tercapai lebih dari 70%, dan ada banyak keberhasilan lainnya, ungkap Ketua DPRD. (Abg)